Literasi Digital Pada Hilirisasi Produk UMKM Bawang Merah dalam Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi

Authors

  • Deni Suwandhani Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Riza Yonita Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Engla Desnim Silvia Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Rino Febrian Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
  • Ariqil Hafizh Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

DOI:

https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i2.843

Keywords:

hilirisasi produk, literasi digital, teknologi informasi, umkm

Abstract

Pengembangan usaha tani bawang merah di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, masih menghadapi kendala, terutama rendahnya pemahaman petani tentang hilirisasi produk dan belum optimalnya pemanfaatan literasi digital. Selama ini, hasil panen umumnya dijual dalam bentuk segar sehingga rentan terhadap fluktuasi harga dan belum memperoleh manfaat ekonomi secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman hilirisasi serta kapasitas literasi digital petani dalam pengembangan produk dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain deskriptif kuantitatif, melibatkan 30 petani. Kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi, dan pendampingan praktis. Evaluasi dilakukan melalui daftar hadir, angket respons, serta pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan tingkat kehadiran 93,3% dan penyelesaian kegiatan 86,7%. Nilai rata-rata meningkat dari 56,4 menjadi 82,7 setelah kegiatan. Peningkatan juga terlihat pada pemahaman hilirisasi, literasi digital, pemasaran digital, dan nilai tambah produk. Temuan ini menunjukkan kegiatan efektif dalam meningkatkan kapasitas awal petani menuju usaha tani yang lebih adaptif dan berorientasi pasar. Literasi digital menjadi kunci utama keberlanjutan hilirisasi produk pertanian di tingkat desa dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariningsih, E., Saliem, H. P., & Supriyatna, Y. (2025). Hilirisasi komoditas pertanian dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Analisis Kebijakan Pertanian, 23(1), 1–15.

Chang, Y. C., Wei, M. F., & Luh, Y. H. (2021). Choice of modern food distribution channels and its welfare effects: Empirical evidence from Taiwan. Agriculture, 11(6). https://doi.org/10.3390/agriculture11060499

Choruma, D. J., Dirwai, T. L., Mutenje, M. J., Mustafa, M., Chimonyo, V. G. P., Jacobs-Mata, I., et al. (2024). Digitalisation in agriculture: A scoping review of technologies in practice, challenges, and opportunities for smallholder farmers in Sub-Saharan Africa. Journal of Agriculture and Food Research, 18, 101286. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2024.101286

Dinakaran, D., Gajendran, G., Mohankumar, S., Karthikeyan, G., Thiruvudainambi, S., Jonathan, E. I., Samiyappan, R., Pfeiffer, D. G., Rajotte, E. G., Norton, G. W., Miller, S., & Muniappan, R. (2021). Evaluation of integrated pest and disease management module for shallots in Tamil Nadu, India: A farmer’s participatory approach. Journal of Integrated Pest Management, 3(4), 1–9.

Dirjen PSP. (2022). Laporan tahunan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian tahun anggaran 2022. Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

Doitchinova, J., & Stoyanova, Z. (2024). Regional aspects of transformations in agriculture: The case of the Republic of Bulgaria. Sustainability, 16(23), 10711.

Faridah, A., Syamwil, S., Aimon, H., & Rosel, R. (2023). Peningkatan usaha melalui hilirisasi produk berbasis tomat pada masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 23–28.

Fariyanti, A., Kusnadi, N., Burhanuddin, B., & Ramadhan, D. R. (2026). Pengembangan kapasitas petani melalui pelatihan farm recording dan digital marketing di Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat.

Fharaz, V. H., Kusnadi, N., & Rachmina, D. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap literasi e-marketing pada petani. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 10(1), 169–179. https://doi.org/10.29244/jai.2022.10.1.169-179

Giri, U. S. (2024). Strategi pengembangan kualitas layanan digital dalam membentuk kepuasan nasabah BSI Sidoarjo. 1(2).

Kaddas, F., Mahmud, H., Annisa, K., Sidayat, M., Fatmawati, M., & Basuki, N. & Darwis, H. (2025). Pemanfaatan Pemasaran Digital pada Komoditas Hortikultura untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Di Kabupaten Halmahera Selatan. J-Abdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 29-36.

Kumbara, V. B. (2021). Determinasi nilai pelanggan dan keputusan pembelian: Analisis kualitas produk, desain produk dan endorse. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 2(5), 604-630. https://doi.org/10.31933/jimt.v2i5.568

Kurnia, S., Choudrie, J., Mahbubur, R. M., & Alzougool, B. (2015). E-commerce technology adoption: A Malaysian grocery SME retail sector study. Journal of Business Research, 68(9), 1906–1918. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2014.12.010

Ma, Z., & Qiao, G. (2024). Can creating an agro-product regional public brand improve the ability of farmers to sustainably increase their revenue? Sustainability, 5(4), 1–22.

Maina, F. W., Mburu, J., Gitau, R., & Bebe, B. O. (2024). Main drivers and barriers to the adoption of digital agriculture: A systematic review. Smart Agricultural Technology.

Mashur, D., Hidayat, T., & Rahman, A. (2019). Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan literasi digital dalam meningkatkan daya saing usaha. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 45–52.

Miftah, H., & Yulianti, Y. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pemanfaatan e-marketing oleh petani melalui aplikasi Tani Niaga di Kabupaten Grobogan. Forum Agribisnis.

Mulyadi, D. (2021). Faktor yang memengaruhi hasil agribisnis tanaman pangan dan hortikultura serta implikasinya terhadap kesempatan kerja dan kesejahteraan rumah tangga petani di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ekonomi, 19(1), 18–48.

Mursalat, A., & Salim, A. (2024). Pemberdayaan petani cabai varietas salo dua melalui pemasaran digital di Kabupaten Enrekang. Madaniya, 5(3), 870–877.

Nhamo, N., Chikazunga, D., Mapiye, C., & van Evert, F. (2023). Towards sustainable digital agriculture for smallholder farmers: A systematic review. Sustainability, 15(16), 12530. https://doi.org/10.3390/su151612530

Olfert, M. R. (2021). Rural economic development and the role of agriculture in regional growth. Canadian Journal of Agricultural Economics, 69(2), 145–160.

Porter, M. E., & Heppelmann, J. E. (2014). How smart, connected products are transforming competition. Harvard Business Review, 92(11), 64–88.

Prodjo, W. A. (2022). Digitalisasi UMKM di Indonesia: Strategi pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis teknologi. Kompas.com. https://www.kompas.com

Putri, N. E., Sari, D., & Wibowo, A. (2019). Peningkatan kapasitas kewirausahaan melalui program pelatihan dan pendampingan usaha mikro kecil dan menengah. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 23–30.

Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce adoption by SMEs in developing countries: Evidence from Indonesia. Eurasian Business Review, 7(1), 25–41. https://doi.org/10.1007/s40821-016-0044-6

Rahman, F. (2020). Tracing the origins of rendang and its development. Journal of Ethnic Foods, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s42779-020-00065-1

Saputra, R. C., Nabila, S., Wadud, M., Sari, R., & Purnamasari, E. D. (2022). Peningkatan ekonomi masyarakat Desa Lubuk Enau. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6, 1447–1450.

Sihombing, M. T., Hubeis, M., & Cahyadi, E. R. (2024). Analisis adopsi dan penggunaan aplikasi pertanian digital oleh petani skala kecil di Kabupaten Tuban dengan model UTAUT. Manajemen IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 19(2), 78–90.

Suciati, A., & Djamali, A. (2022). Strategi pengembangan agribisnis komoditas bawang merah di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis, 6(1), 96–108.

Sumenep, L. K. (2025). Strategi pengembangan agribisnis bawang merah dalam meningkatkan produksi di Desa Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 10(1), 254–270.

Syafarud, S. (2023). Analisis daya saing komoditas bawang merah sebagai unggulan daerah di Kabupaten Solok. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(1), 45–58.

Ummah, K. (2019). Peran sektor pertanian dalam meningkatkan perekonomian daerah di Kabupaten Solok. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 17(2), 101–110.

Van Dijk, J. A. G. M. (2020). The digital divide. Cambridge: Polity Press.

Yelfiarita. (2021). Pengembangan komoditas hortikultura berbasis potensi wilayah di Kabupaten Solok. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian, 5(2), 87–96.

Zhang, Y., Liu, X., & Chen, J. (2023). The impact path of digital literacy on farmers’ entrepreneurial performance: Evidence from rural households. Sustainability, 15(14), 11159. https://doi.org/10.3390/su151411159

Downloads

Published

2026-05-06

How to Cite

Suwandhani, D., Yonita, R., Silvia, E. D., Febrian, R., & Hafizh, A. (2026). Literasi Digital Pada Hilirisasi Produk UMKM Bawang Merah dalam Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 625–636. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i2.843