Penyuluhan Mengenai DAGUSIBU pada Ibu-ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Penggunaan dan Penanganan Obat di Rumah
DOI:
https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i1.783Keywords:
beyond use date (bud), dagusibu, ibu rumah tangga, pengetahuanAbstract
Program DAGUSIBU dilakukan secara berkesinambungan untuk memberikan pemahaman terhadap ibu-ibu rumah tangga mengenai cara penggunaan dan penanganan obat di rumah, karena hasil riskesdas menunjukkan banyaknya rumah tangga yang menyinpan obat sisa resep maupun obat persediaan di rumah. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Desa Sigong, dengan sasaran ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyampaian materi dan diskusi yang interaktif. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah penyuluhan diukur melalui pre-test dan post-test. Pada hasil pre-test, peserta paling banyak menjawab salah pertanyaan mengenai beyond used date (BUD) dari tetes mata, tanggal pembuatan obat, serta cara membuang sisa obat baik sediaan padat maupun sirup antibiotik, sementara pada hasil post-test terlihat sehingga setengah pertanyaan dari kuesioner dijawab benar oleh semua peserta (100%), dan hanya 2 pertanyaan yang dijawab benar oleh 83,33% peserta. Secara kumulatif, peningkatan rata-rata jawaban benar meningkat dari 65% menjadi 90.83%. Selain dari aspek pengguna, perlu dilakukan pertimbangan bagi produsen untuk memberikan sign atau tulisan penting dalam Bahasa Indonesia, agar pengguna obat memahami tulisan dalam sediaan farmasi, terutama untuk suplemen atau vitamin yang umumnya dikonsumsi secara mandiri tanpa bantuan tenaga kesehatan.
Downloads
References
Achyadi, R., Muliani, P. S., Sari, O. M., Maulana, A., & Putra, P. (2024). Upaya Peningkatan Pengetahuan Melalui Edukasi Penggunaan Obat Suppositoria Pasien Rawat Jalan Puskesmas Gadang Hanyar Banjarmasin. 2(April 2023), 7–14.
Badan Penelitian, & Pengembangan. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta.
Dira, A., & Puspitasari, L. (2021). Penyuluhan Pengelolaan Obat DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) di Banjar Kodok Darsana Kabupaten Karangasem. Jurnal Abdimas, 1(1), 41–45.
Djamil, R. M. (2022). Profil Tingkat Pengetahuan dan Edukasi Penggunaan Suppositoria pada Pasien Rawat. 271–276. https://doi.org/10.25077/jsfk.9.3.271-276.2022
Gitawati, R. (2014). Pattern of Household Drug Storage Gambaran Ketersediaan Jenis Obat di Rumah Tangga. 9(1), 27–31. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i1.452
Harmonisation, I. C. on. (2003). Stability Testing of new Drug Substances and Products Q1A(R2). European Medicines Agency Science Medicines Health.
Jassim, A. (2010). In-home Drug Storage and Self-medication with Antimicrobial Drugs in Basrah, Iraq. 25(2), 79–87. https://doi.org/10.5001/omj.2010.25
Kemenkes, R. (2011). Modul Penggunaan Obat Rasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Cara Cerdas Gunakan Obat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusuma, I. Y., Octaviani, P., Muttaqin, C., & Darwis. (2020). Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Beyond Use Date Didesa Kecepit, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Pelita Medika, 1(1).
Mairani, F., Suryani, M., Sirait, C., & Sinaga, J. (2025). Edukasi DAGUSIBU obat yang baik dan benar. 5(1), 186–192.
Nilansari, A., FWardani, S., & Widyawarman, D. (2022). Edukasi Beyond Use Date Obat Rumah Tangga di Desa Demangan Kecamatan Gondokusuman. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 771–777. https://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/reswara/article/view/1995/pdf
Noviani, L. (2023). Edukasi Penyimpanan dan Penggunaan Obat yang Benar pada Masyarakat Rusun Penjaringan, Jakarta Utara. Mitra Mas, 01(02), 151–159.
Purwaningsih, N., Satria, B., Dewi, B., Rahajeng, K., Imansari, A., Kristiyowati, A., & Maelaningsih, F. (2025). Upaya Peningkatan Pengetahuan kepasa Masyarakat terhadap DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat. Jurnal Pengabdian IKIFA, 4(1), 10–16.
Rahimah, S., Kursia, S., Handayani, T., Azwar, M., Ulfa, M., Ismail, Michrun, & Marwati. (2023). Edukasi Penerapan DAGUSIBU pada Kelompok Mayarakat Galesong Baru Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Jurnal Abdi Masyarakat Kita, 3(2), 139–147.
Suharyani, I., Amelia, R., Setyaningsih, I., Lestari, T., Rizikiyan, Y., Falya, Y., Ayunda, Ahadi, G., Fitriani, N., Maryanto, A., Alifia, F., Meilani, & Tussadiyah, H. (2025). Pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) untuk Pembuatan Cendol di Desa Sindanglaut, Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Warta LPM, 28(1), 32–41. https://doi.org/10.1007/978-94-007-7395-0_62
Suharyani, I., Sulastri, L., Hamidan, A., Fitriah, A., Prasetyo, T., Intan, Putri, A., Hafidah, N., Fatikhatussa’adah, I, Fadillah, F., & Arikhatuzzahro, Ussya’adah, N. (2024). Sosialisasi Pembuatan Minuman Bunga Telang dengan Variasi pH di SMK Manba’ul Ulum Majalengka. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 353–358. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i3.1664
Wathoni, N., Milanda, T., Gozali, D., Purnomo, D., & Suharyani, I. (2023). Pemanfaatan Kulit Manggis dalam Sediaan Sabun Cair Antiseptik di Desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Dharmakarya, 12(2), 284–289.
Yuniarti, F., Pratama, P., Liu, D., Syafiq, F., Mulyani, A., & Suharyani, I. (2024). Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa SMAN 5 Cirebon terhadap Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Minuman Kesehatan. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 39–43. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i1.1440
Zulbayu, A., Nasir, H., Awaliyah, H., & Juliansyah, R. (2021). Edukasi DAGUSIBU ( Dapatkan , Gunakan , Simpan dan Buang ) Obat di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. 2(2).
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Ine Suharyani, Deni Firmansyah, Lela Sulastri, Lusy Noviani, Trisna Lestari, Seilefa Putri Nabila, Muhammad Wahyu, Meri Meilina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






