Edukasi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Sebagai Upaya Preservasi Pengetahuan Etnomedisin dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Authors

  • La Aso Universitas Halu Oleo
  • Lilik Rita Lindayani Universitas Halu Oleo
  • Wa Ode Sifatu Universitas Halu Oleo
  • Laxmi Laxmi Universitas Halu Oleo
  • Elsa Septiani Putri Universitas Halu Oleo
  • Sardila Sardila Universitas Halu Oleo
  • Niluh Eva Aryanti Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i1.746

Keywords:

meningkatkan kesehatan, pelestarian budaya, tumbuhan obat tradisional

Abstract

Pembangunan kesehatan di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Bangsa Indonesia telah lama menggunakan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya dalam menanggulangi masalah kesehatan. Pengetahuan ini perlu dilestarikan karena merupakan warisan budaya yang harus dijaga keberlanjutannya. Namun demikian, terdapat kekhawatiran apabila penyehat tradisional (hattra) di Indonesia tidak melakukan regenerasi pengetahuan etnomedisinnya, maka pengetahuan tersebut akan hilang. Selain itu, dalam perkembangannya sering dijumpai ketidaktepatan penggunaan obat tradisional karena kesalahan informasi maupun cara penggunaannya. Melalui artikel ini penulis menyajikan upaya yang telah dilakukan sebagai bentuk konservasi pengetahuan etnomedisin dan edukasi cara yang tepat dalam memanfaatkan tumbuhan obat tradisional kepada masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di wilayah Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan diskusi interaktif. Sumber rujukan dari kegiatan edukasi yaitu dokumen resmi yang disusun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang disebut Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Hasil penyuluhan ini menunjukkan keberhasilan karena tingkat pengetahuan peserta meningkat dari skor rata-rata sebesar 72,5 menjadi 94,12 (30%). Kesimpulannya, masyarakat memahami bahwa tumbuhan obat tradisional dapat bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan bila dipergunakan secara tepat yaitu tepat dosis, cara dan waktu penggunaan serta pemilihan bahan ramuan yang sesuai dengan indikasi penggunaannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiyasa, M. R., & Meiyanti, M. (2021). Pemanfaatan Obat Tradisional di Indonesia: Distribusi dan Faktor Demografis yang Berpengaruh. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 4(3), 130-138. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2021.v4.130-138

Ansari, P., Reberio, A. D., Ansari, N. J., Kumar, S., Khan, J. T., Chowdhury, S., Mordy, F. M. A. E., Hannan, J. M. A., Flatt, P. R., Wahab, Y. H. A. A., & Seidel, V. (2025). Therapeutic Potential of Medicinal Plants and Their Phytoconstituents in Diabetes, Cancer, Infections, Cardiovascular Diseases, Inflammation and Gastrointestinal Disorders. Biomedicines, 13(2), 1-40. https://doi.org/10.3390/biomedicines13020454

Balkrishna, A., Sharma, N., Srivastava, D., Kukreti, A., Srivastava, S., & Arya, V. (2024). Exploring the Safety, Efficacy, and Bioactivity of Herbal Medicines: Bridging Traditional Wisdom and Modern Science in Healthcare. Future Integrative Medicine, 3(1), 35-49. https://doi.org/10.14218/fim.2023.00086

BPS. (2023). Kecamatan Kambu dalam Angka. Badan Pusat Statistik. Retrieved from https://kendarikota.bps.go.id/id/publication/2023/09/26/e3d70733bf789f47e6e80089/kecamatan-kambu-dalam-angka-2023.html

Czigle, S., Nagy, M., Mladěnka, P., Toth, J., & Oemonom, T. (2023). Pharmacokinetic and Pharmacodynamic Herb-Drug Interactions-Part I.Herbal Medicines of the Central Nervous System. PeerJ, 11, 1–-51. https://doi.org/10.7717/peerj.16149

Kemenkes. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Details/114472/permenkes-no-61-tahun-2016

Mekonnen, A. B., Mohammed, A. S., & Tefera, A. K. (2022). Ethnobotanical Study of Traditional Medicinal Plants Used to Treat Human and Animal Diseases in Sedie Muja District, South Gondar, Ethiopia. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2022(7), 1-22. https://doi.org/10.1155/2022/7328613

Ningsih, I. Y. (2016). Keamanan Jamu Tradisional. Modul Saintifikasi Jamu, 1-36.

Nurbaeti, B., & Susi, M. (2016). Buku Saku Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (Bptp) Jawa Barat: Jawa Barat.

Prasetyo, P. T., Haryani, Ariani, I. R., Indrasari, R., Rusiana, C. D., Gustine, E., & Ernawati, Y. H. (2021). Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta.

Restyana, A., Agustanti, K. N. E., Savitri, L., & Laili, N. F. (2020). The Relationship Between the Perception of Traditional Medicine Use and the Quality of Community Life in Pulungdowo Village, Tumpang Sub-District, Malang Regency. Journal for Quality in Public Health, 4(1), 192-201. https://doi.org/10.30994/jqph.v4i1.139

Rohmah, I. A. N., & Amalia, I. D. (2024). Studi Pemanfaatan dan Peran Masyarakat Lokal terhadap Konservasi Tumbuhan Obat di Desa Cintamanis Baru, Kecamatan Air Kumbang, Banyuasin Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-12 Tahun 2024, 490-500.

Society, A. C. (2023). Emerging Ceramics & Glass Technology. Bulletin, 102(4). Retrieved from https://bulletin.ceramics.org/archive/by-decade/2020s-bulletins/year-2023/

Sultan, S. A. A., Khan, F. A., Wahab, A., Fatima, B., Khalid, H., Bahader, A., Safi, S. Z., Selvaraj, C., Ali, A., Alomar, S. Y., & Imran, M. (2023). Assessing Leaching of Potentially Hazardous Elements from Cookware during Cooking: A Serious Public Health Concern. Toxics, 11(7), 1-14. https://doi.org/10.3390/toxics11070640

Tarigan, D. M., Alqamari, M., & Alridiwirsah. (2017). Budidaya Tanaman Obat dan Rempah. Umsu Press: Medan.

Wahyono, S., Jokopriyambodo, W., & Mustofa, F. I. (2017). Eksplorasi Pengetahuan Lokal Etnomedisin dan Tumbuhan Obat Berbasis Komunitas di Indonesia. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional: Jawa Tengah.

Wang, H., Chen, Y., Wang, L., Liu, Q., Yang, S., & Wang, C. (2023). Advancing Herbal Medicine: Enhancing Product Quality and Safety through Robust Quality Control Practices. Frontiers in Pharmacology, 14, 1-16. https://doi.org/10.3389/fphar.2023.1265178

Welz, A. N., Klein, A. E., & Menrad, K. (2018). Why People use Herbal Medicine: Insights from a Focus-Group Study in Germany. BMC Complementary and Alternative Medicine, 18(1), 1-9. https://doi.org/10.1186/s12906-018-2160-6

WHO. (2019). WHO Global Report on Traditional and Complementary Medicine 2019. World Health Organization. Retrieved from https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/312342/9789241515436-eng.pdf?ua=1

Wu, J., & Guo, D. (2025). Understanding Dosage Effects of Traditional Chinese Medicine Using Network Analysis. Frontiers in Pharmacology, 16, 1-9. https://doi.org/10.3389/fphar.2025.1534129

Downloads

Published

2026-01-24

How to Cite

Aso, L., Lindayani, L. R., Sifatu, W. O., Laxmi, L., Putri, E. S., Sardila, S., & Aryanti, N. E. (2026). Edukasi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Sebagai Upaya Preservasi Pengetahuan Etnomedisin dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 86–95. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i1.746

Issue

Section

Articles

Categories