Implementasi Sistem Pembayaran QRIS Berbasis AI-IoT dan Biometric Key

Authors

DOI:

https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i2.648

Keywords:

ai-iot, biometric key, digital payment, qris

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi Pondok Pesantren Modern Imam Syuhodo, Kabupaten Sukoharjo, adalah dominannya penggunaan uang tunai dalam transaksi santri yang berisiko kehilangan, kesalahan pencatatan, dan sulit dipantau oleh wali santri. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi transaksi keuangan di pesantren melalui implementasi sistem pembayaran QRIS tanpa handphone berbasis AI-IoT dan Biometric Key. Kegiatan dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, instalasi perangkat, pelatihan pengguna, implementasi, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan kartu RFID dan autentikasi biometrik yang terintegrasi dengan modul AI-IoT dan dashboard monitoring. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi waktu transaksi dari ±2 menit menjadi kurang dari 30 detik, pengelolaan dana yang lebih transparan, serta kemudahan bagi wali santri dalam memantau keuangan anak secara real-time. Program ini berhasil meningkatkan literasi keuangan digital di lingkungan pesantren dan diharapkan menjadi model digitalisasi keuangan pesantren yang dapat direplikasi di lembaga pendidikan berbasis asrama lainnya di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, M. A., & Noordin, M. K. (2025). Assessing the need for a fingerprint payment system in schools: A mixed-method analysis of parent and teacher perceptions in South Malaysia. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), 8(12), 2888–2896.

Andriyani, F., Siregar, A., & Putri, D. (2024). QRIS adoption and utilization: Examining Gen Z’s behavior. Journal of Value and Innovation, 3(2), 45–56.

Astuti, N., Pratama, R., & Wijaya, S. (2025). QRIS adoption determinants: Analysis from technological, psychological, and contextual perspectives. SIBATIK Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(1), 112–123.

Bachtiar, I., Kurniawan, A., & Sari, D. (2024). Peningkatan kesadaran penggunaan cashless melalui QRIS sebagai payment gateway. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 101–108.

Bank Indonesia. (2022). Blueprint sistem pembayaran Indonesia 2025. Bank Indonesia.

Difinubun, Y., Wamafma, Y., & Krey, D. (2024). Sosialisasi penggunaan QRIS untuk transaksi digital masyarakat di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Papua, 2(1), 1–7.

Grunwitz, K. (2019). Society 5.0: Japan’s solution to the challenges of Industry 4.0. Journal of Future Studies, 23(3), 15–22.

Hernandez-de-Menendez, M., Morales-Menendez, R., Escobar, C. A., & McGovern, M. (2021). Biometric applications in education. Education and Information Technologies, 26(2), 1279–1294.

Lestari, N., Widiyanto, A., & Sugiarto, R. (2021). Meningkatkan literasi keuangan digital pada pelaku UMKM melalui sosialisasi gerakan nasional non-tunai. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 23–31.

Liébana-Cabanillas, F., Marinkovic, V., & Kalinic, Z. (2024). Biometric m-payment systems: A multi-analytical approach. Journal of Business Research, 168, 116044.

Muchtar, E. H., Trianto, B., Maulana, I., Alim, M. N., Marasabessy, R. H., Hidayat, W., Junaedi, E., & Masrizal. (2024). Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) e-payment adoption: Customer’s perspective. Cogent Business & Management, 11(1), 2316044.

Necochea-Chamorro, J. I., Sotelo, P., Loli Núñez, M. E., & Vásquez Valencia, Y. R. (2024). Systematic literature review: Biometric technology applied to educational institutions. TEM Journal, 13(1), 570–580.

Onywoki, B. M., & Opiyo, E. T. (2016). A framework for the adoption of biometric ATM authentication in Kenyan banks. International Journal of Information Management, 36(2), 255–266.

Pamudji, A. K., Nugroho, A. C., Harnadi, B., Chandrawati, T. B., Nugroho, E. W., Widiantoro, A. D., & Sanjaya, R. (2023). IoT and QRIS payment system integration in entrepreneurship lockers to improve culinary business in schools. Journal of Information Systems and Informatics, 5(1), 232–242.

Ramayanti, R., Hasan, M., & Santosa, A. (2025). Factors influencing intentions to use QRIS: A two-staged model. Technological Forecasting and Social Change, 202, 20240071.

Salim, A. (2019). Pemahaman materi pembelajaran dalam konteks pendidikan digital. Jurnal Pendidikan Inovatif, 7(1), 33–40.

Suarantalla, H., Rahmawati, E., & Nurdin, M. (2023). Melangkah ke era digital: Sosialisasi literasi keuangan untuk transaksi non-tunai. Jurnal Literasi Digital dan Pengabdian, 2(3), 55–62.

Sudibjo, A., Idawati, I., & Harsanti, S. (2019). Pemanfaatan teknologi pendidikan dalam era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(2), 112–120.

Susiloadi, P., Renanita, T., & Julaibib. (2023). Predicting m-payment adoption intention in Indonesia: Integrating technology acceptance model and psychological factors. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(3), 352–367.

Sutrisno, A., & Nainggolan, D. (2025). Analisis kebutuhan digitalisasi pembayaran di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 7(1), 44–53.

Talib, M., & Salman, M. (2022). Security enhancement in biometric-based payment authentication systems. International Journal of Advanced Computer Science, 13(4), 88–97.

Global Techno Press. (2022). Buku digital: Era digitalisasi ekonomi, keuangan, dan bisnis untuk keberlangsungan perusahaan.

Umam, M. K., Syamsuddin, A., & Raharjo, B. (2022). Peningkatan literasi keuangan digital di pesantren melalui pelatihan cashless society. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 112–120.

Widianto, A., Nugroho, E. W., & Sanjaya, R. (2023). Integrasi sistem pembayaran IoT untuk efisiensi transaksi di lingkungan pendidikan. Jurnal Teknologi Informasi dan Sistem, 8(1), 95–104.

Downloads

Published

2026-05-02

How to Cite

Apriliyanto, E., Putra, R. I., & Kurniawan, W. (2026). Implementasi Sistem Pembayaran QRIS Berbasis AI-IoT dan Biometric Key. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 510–520. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i2.648