Peningkatan Pengetahuan Peluang Usaha Budidaya Udang Sistem Bioflok Skala Rumah Tangga Nelayan
DOI:
https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v6i1.237Keywords:
bioflok, budidaya, pengetahuan, peluang, udangAbstract
Peluang usaha budidaya udang vaname dengan sistem bioflok menjanjikan karena sistem ini mengurangi dampak lingkungan negatif dan biaya operasional. Dengan memanfaatkan teknologi bioflok, para pengusaha udang vaname bisa mengontrol kualitas air dan menjaga kebersihan lingkungan budidaya, sehingga meningkatkan produktivitas udang. Dengan memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan yang ketat, nelayan dapat memanfaatkan peluang untuk mengekspor udang vaname ke pasar internasional. Di samping ekspor, terdapat juga pasar lokal yang besar untuk udang vaname. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya pelaku usaha mitra kegiatan tentang bagaimana cara untuk budidaya udang vaname dengan system bioflok. Metode pendekatan dilakukan yaitu, penyuluhan dan sosialisasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini memberikan tambahan informasi dan pengetahuan bagi masyarakat tentang inovasi teknologi dan penggunaan teknologi canggih dalam budidaya udang. Kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan lancar, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan, terbukti dengan partisipasi yang cukup tinggi, hal tersebut terlihat dengan kehadiran peserta secara konsisten dalam mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Survei dilakukan untuk mengukur efektifitas kegiatan dengan menyebar angket pada saat sebelum dan setelah kegiatan yang memberikan hasil sebesar 100% pengetahuan peserta bertambah, Kegiatan pengabdian tersebut telah terbukti dapat meningkatkan kapasitas teknis dan pengetahuan dari nelayan dalam melakukan usaha budidaya bioflok skala rumah tangga.
Downloads
References
Andriyanto F., Efani A. & Riniwati H. (2013). Analisis Faktor-Faktor Produksi Usaha Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Kecamatan Pacirakan Kabupaten Lamongan Jawa Timur; Pendekatan Fungsi Cobb-Douglass. Jurnal ECSOFiM, 1(1), 82-96.
Avnimelech, Y. (2007). Feeding with Microbial Flocs by Tilapia in Minimal Discharge Bioflocs Technology Ponds. Aquaculture, 264, 140-147. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2006.11.025
Azim, M. E., & Little, D. C. (2008). The Biofloc Technology (BFT) in Indoor Tanks: Water Quality, Biofloc Composition, and Growth and Welfare of Nile Tilapia (Oreochromis Niloticus). Aquaculture, 283, 29-35. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2008.06.036.
Crab, R., Defoirdt, T., Bossier, P., & Verstraete, W. (2012). Biofloc Technology in Aquaculture: Beneficial Effects and Future Challenges. Aquaculture, 356-357, 351-356. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2012.04.046
Ekasari, J. (2009). Teknologi Bioflok: Teori dan Aplikasi dalam Perikanan Budidaya Sistem Intensif. Jurnal Akuakultur Indonesia, 8(2),117–126.
Haliman, R.W. dan D. Adijaya. (2005). Udang Vannamei, Pembudidayaan dan Prospek Pasar Udang Putih yang Tahan Penyakit. Jakarta: Penebar Swadaya.
Hargreaves, J. A. (2006). Photosynthetic Suspended-Growth Systems in Aquaculture. Aquacultural Engineering, 34, 344–363. https://doi. org/10.1016/j.aquaeng.2005.08.009
Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2021). Statistik Perikanan Budidaya Indonesia 2021. Direktorat Jendral Perikanan Budidaya. Jakarta (ID): KKP
Mangampa, M. Suwoyo, H.S. 2010. Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Teknologi Intensif Menggunakan Benih Tokolan. J. Ris. Akuakultur 5(3), 351-361.
Munaeni, W., Aris, M., & Haji, S. A. 2022. Usaha Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok di Kelurahan Fitu Kecamatan Ternate Selatan Maluku Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 660-668.
Poli, M. A., Legarda, E. C., Lorenzo, M. A., Pinheiro, I., Martins, M. A., Seiffert, W. Q., & Vieira, F. N. (2019). Integrated Multitrophic Aquaculture Applied to Shrimp Rearing in A Biofloc System. Aquaculture, 511, 734–774. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2019.734274
Porchascornejo, M. A., MartínezCórdova, L. R., Ramos, L., López, J. H., Martinezporchas, M., & Mendozacano, F. (2015). Effect of Promoted Natural Feed on The Production, Nutritional, and Immunological Parameters of Litopenaeus Vannamei (Boone, 1931) Semi-Intensively Farmed. Aquaculture Nutrition, 17, 622-628.
Suderajad P. (2023). Pengaruh Sumber Karbon Berbeda dalam Pembentukan Bioflok terhadap Perkembangan Komunitas Mikroba Performa dan Imunitas Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) (Boone, 1931). Universitas Halu Oleo.
Suderajad, P., Nur, I., Yusnaini, & Rosmawati. (2024). Analisis Biaya Aktual pada Usaha Pendederan Udang Vaname Sistem Bioflok Skala Rumah Tangga. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 9(2), 201-208. DOI: https://doi.org/10.33772/jsep.v9i2.99
Suprapto. (2012). Penerapan Teknologi Biofloc dalam Budidaya Udang Vaname di Indonesia. Shrimp Club Indonesia. Pacitan. Indonesia
Sa’adah, W., & Milah, K. (2019). Permintaan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Kelompok Pembudidaya Udang At-Taqwa Paciran Lamongan. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 5(2), 243-251
Tajerin & Noor, M. (2004). Daya Saing Udang Indonesia di Pasar Internasional: Sebuah Analisis dengan Pendekatan Pangsa Pasar Menggunakan Model Ekonometrika. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(2), 177-191.
Titaheluw S (2022). Penyuluhan Budidaya Udang Vaname Menggunakan Metode Bioflok di Kelurahan Dowora, Kota Tidore Kepulauan. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 3(1), 41-46. DOI: https://doi.org/10.32502/altifani.v3i1.5342
Wulandari, C. D., Sudiro, S., & Poerwati, T. (2020) . Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok untuk Kawasan Permukiman. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 5(3), 286-293.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2024 Pono Suderajad, Muhammad Idris, Yusnaini, Nurdiana A, Wa Ode Piliana, Sarini Yusuf Yusuf, Indriyani Nur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.