Pemberdayaan Komunitas Konten Kreator Lokal melalui Optimalisasi Platform Afiliasi E-Commerce
DOI:
https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i2.594Keywords:
afiliasi, e-commerce, komunitas, kreator, pemberdayaanAbstract
Pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital menjadi peluang strategis bagi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, namun masih banyak komunitas lokal yang belum memiliki keterampilan dan ekosistem pendukung yang memadai. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan para pembuat konten lokal di Desa Karangrejo, Tulungagung, Indonesia dengan meningkatkan keterampilan mereka dalam pembuatan konten digital dan pemasaran afiliasi melalui Shopee Affiliate Program (SAP). Program dilaksanakan melalui pelatihan terstruktur, praktik produksi konten, dan pendampingan berbasis komunitas yang mengintegrasikan perencanaan konten, produksi video/siaran langsung, serta evaluasi karya peserta. Sebanyak 30 anggota TCC memperoleh bimbingan praktis dalam strategi unggahan ramah-algoritma, penulisan naskah promosi persuasif, dan teknik produksi video berbiaya rendah. Dua puluh tiga peserta melaporkan peningkatan pendapatan terukur dari SAP, beberapa di antaranya melampaui Rp1,5 juta per bulan, serta menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam membangun personal branding dan keterlibatan digital publik. Program ini juga memperkuat praktik kolaboratif antar peserta yang mendorong terbentuknya Tulungagung Creators Hub sebagai wadah pembelajaran sejawat. Keberadaan komunitas ini berpotensi menjadi infrastruktur sosial-ekonomi jangka panjang yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif desa secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis komunitas dengan pemantauan terstruktur dapat menjadi model efektif bagi kewirausahaan digital pedesaan sekaligus katalis ketahanan ekonomi lokal.
Downloads
References
Abidin, C. (2021). From “networked publics” to “refracted publics”: A companion framework for researching “below the radar” studies. Social Media + Society, 7(1). https://doi.org/10.1177/2056305120984458
Ali M, & Mufidah W, P. A. (2022). Metode asset based community development: Teori dan aplikasinya.
Backes, T., Hienert, D., & Dietze, S. (2022). Towards hierarchical affiliation resolution: framework, baselines, dataset. International Journal on Digital Libraries, 23(3), 267–288. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s00799-022-00326-1
Cornish F, Breton N, Moreno-Tabarez U, Delgado J, Rua M, de-Graft Aikins A, H. D. (2023). Participatory action research. Nature Reviews Methods Primers, 3(1), 34.
Cunningham, S., & Craig, D. (2019). Social media entertainment: The new intersection of Hollywood and Silicon Valley. New York: NYU Press.
Duffy, B. E., & Wissinger, E. (2017). Mythologies of creative work in the social media age: Fun, free, and “just being me”. International Journal of Communication, 11, 4652–4671.
Fahmi, F. Z., & Savira, M. (2023). Digitalization and rural entrepreneurial attitude in Indonesia: a capability approach. Journal of Enterprising Communities: People and Places in the Global Economy, 17(2), 454–478. https://doi.org/https://doi.org/10.1108/JEC-06-2021-0082
Gu, M., Liu, D., & Kumar, S. (2025). Navigating platform-led affiliate marketing: Implications for content creation and platform profitability. Information Systems Research, 36(2), 802–827. https://doi.org/https://doi.org/10.1287/isre.2022.0620
Hairon, S., Loh, S. H., Lim, S. P., Govindani, S. N., Tan, J. K. T., & Tay, E. C. J. (2020). Structured mentoring: Principles for effective mentoring. Educational Research for Policy and Practice, 19(2). https://doi.org/10.1007/s10671-019-09251-8
Iskandar, J., Sari, Y. K., & Fathurrohim, A. (2023). Pelatihan Desain Mockup dan Logo Sebagai Branding Produk Untuk Meningkatkan Nilai Jual Bagi UMKM di Desa Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(8), 1417–1424. https://doi.org/https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i8.373
Kurniawan, M. A., & Suja’i, I. S. (2024). Analisis Pemasaran Marketing Mix untuk Meningkatkan Penjualan Kuliner Seblak (Studi Kasus pada Kedai Seblak Prasmanan Janaji di Desa Plosokandang, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung. JURNAL ECONOMINA, 38(8), 849–857. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/economina.v3i8.1456
Kusuma D, Jamaludin J, Fadilah R, S. A. (2024). Optimalisasi Digital Marketing dalam Strategi Pemasaran Produk Lokal Desa Leuwidingding. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 754–761. https://doi.org/https://doi.org/10.52188/psnpm.v4i-.1021
Maclure, L. (2023). Augmentations to the asset-based community development model to target power systems. Community Development, 54(1), 4–17. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/15575330.2021.2021964
Malach, J., & Kysil, N. (2019). Application of digital tools for the development of entrepreneurship competencies. The European Conference on E-Learning, ECEL, 378–386.
Nambisan, S. (2017). Digital entrepreneurship: Toward a digital technology perspective of entrepreneurship. Entrepreneurship Theory and Practice, 41(6), 1029–1055. https://doi.org/10.1111/etap.12254
Pratt, A. C. (2021). Creative hubs: A critical evaluation. City, Culture and Society, 24. https://doi.org/10.1016/j.ccs.2021.100384
Putri, N. M., Listiawati, W., & Rachman, I. F. (2024). Pengaruh literasi digital terhadap pemberdayaan masyarakat dalam konteks sdgs 2030. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 1(3), 349-360.
Riandi, R., Dipani, D., Puspita, D., Yuliani, Y., & Purnama, R. (2024). Pelatihan Konten Kreator untuk Meningkatkan Ekonomi dan Pendapatan Masyarakat Melalui Kreativitas Digital (Studi di Desa Cipalabuh Lebak-Banten). Jurnal Abdidas, 5(5), 477-487. https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i5.994
Segarwati, Y., Rakhmaniar, A., Firman, N. S., & Ramdhan, R. (2022). Digital Literacy, Content Creator: Assistance Of Creative Industry Players Through Digital Literacy For Painters In Kampung Lukis Jelekong. Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J), 4(1), 45–53. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/pics-j.v4i1.5690
Shirish, A., Srivastava, S. C., & Panteli, N. (2023). Management and sustenance of digital transformations in the Irish microbusiness sector: examining the key role of microbusiness owner-manager. European Journal of Information Systems, 32(3). https://doi.org/10.1080/0960085X.2023.2166431
Supiani, S., Rahmawati, N. M., Ratnawati, Widyaningsih, T. L., Suryati, N., & Mukminatien, N. (2023). EFL students’ language accuracy development through self-assessment from online written feedback: How do they experience and perceive it? CALL-EJ, 24(2).
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Titik Lina Widyaningsih, Yayak Kartika Sari, Imam Sukwatus Suja'i, Latifatus Sariroh , Hilmy Mufadhdhol Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






