Pemberdayaan Guru Taman Pendidikan Alquran Dalam Mengajar Kaligrafi Melalui Pola Pelatihan Pemula
DOI:
https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i2.508Keywords:
kemampuan menulis khat naskhi, metode asset-based community development (abcd) , pelatihan guru tpa, pelatihan khat pemula, pendidikan berkualitasAbstract
Kurangnya pemahaman guru tentang penulisan khat Arabiy mengakibatkan tujuan pembelajaran khat berkaidah Ustmani di TPA (Taman Pendidikan Alquran) sulit dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru TPA dalam menulis khat naskhi melalui pelatihan dan pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah asset-based community development (ABCD) yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: (i) identifikasi problematikan guru TPA mengajarkan khat, (ii) menentukan target capaian pelatihan, (iii) mendesain kegiatan Pengabdian, (iv) menentukan penanggungjawab kegiatan, dan (v) melaksanakan pelatihan khat secara mandiri. Asset yang diberdayakan adalah guru TPA yang terdiri dari 25 orang berasal dari 85 TPA Kecamatan Lintau Buo Tanah Datar. Analisis data yang digunakan berupa analisis induktif, dimana pelaksanaan pelatihan dan data pretest dan posttest menjadi alat ukur untuk menemukan peningkatan kemampuan guru TPA dalam menulis khat naskhi. Berdasarkan hasil pelatihan, terjadi peningkatan kemampuan guru menulis khat naskhi, dari mean 47,2 pada pretest meningkat menjadi mean 64,12 pada posttest. Berdasarkan nilai mutu, peningkatan ini sudah berada pada grade B, yang berarti kemampuan guru TPA berkembang sesui harapan. Pola pelatihan dilakukan menggunakan siklus peserta mencoba, guru mengoreksi, dan peserta memperbaiki. Sebagai kesimpulan, peningkatan kemampuan guru dalam khat naskhi menjamin keberlangsungan pembelajaran khat peserta didik di TPA.
Downloads
References
Alfurqan, A., Syafei, S., Wiza, R., & Satrial, A. (2024). Peningkatan Keterampilan Guru Madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah Dalam Mempersiapkan Peserta Kaligrafi Porsadin. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 212–223. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.19861
Alfurqan, A., Wibowo, B. S., Wardefi, R., Syafei, S., Usral, Z., & Satrial, A. (2025). Pelatihan Kaligrafi Berkaidah Naskhi bagi Guru MDTA dengan Metode Demonstrasi Terbimbing di Kota Sawahlunto. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1 SE-Articles), 226–235. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i1.1117
AR, D. S. (1997). Asah Asuh Huruf Himpunan Karya Master Bahan Latihan Pengajar Lemka. Lemka.
AR, D. S. (2001). Seni Menulis Khat dan Metode Pembinaannya Secara Intensif.
AR, D. S. (2007). Koleksi Karya Master Kaligrafi Islam. Darul Ulul Press.
Baydoun, Z., Alghamdi, N. A., & Kamarudin, Z. (2023). the Islamic Art and Design Elements Applied in the Islamic City, a Case Study of Putrajaya Islamic City. Planning Malaysia, 21(1), 314–328. https://doi.org/10.21837/PM.V21I25.1241
Febrilyantri, C. (2023). Menumbuhkan Motivasi Wirausaha Generasi Milenial Desa Nailan Ponorogo Melalui Seminar Kewirausahaan. Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Kewirausahaan, 2(1), 18–24. https://doi.org/10.37253/madani.v2i1.7858
Graves, J. A., Quotah, E., & Simmons, A. (2019). Islamic Calligraphy: Writing Toward the Light. Art Education, 72(2), 14–19. https://doi.org/10.1080/00043125.2019.1559584
Hairani, E., & Faizah, N. (2023). Metode ABCD dalam pendampingan keberlangsungan masjid al-fattah dan pesantren madaniyatul qur’an. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 191–1502. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i4.9560
Huda, N. (2017). Implementasi jenis khat naskhi dalam pembelajaran bahasa arab. Al Mahāra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(2), 287–312. https://doi.org/10.14421/almahara.2017.032-06
KEMENDIKBUD, R. (2017). Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan untuk Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.
Kunandar, K. (2013). Penilaian autentik (Penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: Rajawali Pers.
Laubaha, S. A., & Umar, Z. M. (2021). Khat Naskhi’s Writing And Artistic Techniques In Calligraphy Learning. https://doi.org/10.31219/osf.io/dp6jh
Lutfi, S., Syahmidi, S., Surawan, S., & Risa, M. (2024). Pelatihan Seni Kaligrafi Untuk Meningkatkan Kreativitas Menulis Pada Siswa Mts Darul-Amin. Jurnal Paris Langkis, 5(1 SE-), 24–32. https://doi.org/10.37304/paris.v5i1.15203
Fadli, M., & Satrial, A. (2025). Pembinaan Jiwa Wirausaha Melalui Proyek Kuliner Jajanan Lokal Pada Madrasah Aliyah Muhammadiyah Saniang Bakar. Bhakti: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(01), 237-247. https://doi.org/10.33367/bjppm.v4i01.7424
Mursyid, A. Y., & Zin, A. B. A. M. (2024). the Historical Bedrock of Holy Qur’Ón’S Manuscript in Malaysia: a Study on Its Style of Calligraphy and Illumination. Hamdard Islamicus, 47(3), 93–117. https://doi.org/10.57144/hi.v47i3.965
Pratama, U. N., & Herbekti, S. (2021). Penilaian Presentasi Infografis Materi Pedagogi Seni Pertunjukan untuk Mendukung Pembelajaran Zoom Meeting. Educate : Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(2 SE-Artikel), 61–71. https://doi.org/10.32832/educate.v6i2.4888
Pratami, F., Pulungan, N. H., & Hamdanil, H. (2022). Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru MDTA Melalui Pelatihan Variasi Gaya Mengajar. Turast: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 10(2), 171–178.
Romziana, L., & Wati, V. P. (2024). Perbandingan Standar Penetapan Rasm Dan Dhabt Dalam Mushaf Ustmani Di Negara Indonesia Dan Malaysia. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 9(01 SE-Articles). https://doi.org/10.30868/at.v9i01.5951
Roxburgh, D. J. (2008). “The eye is favored for seeing the writing’s form”: On the sensual and the sensuous in Islamic calligraphy. Muqarnas, 25, 274–298. https://doi.org/10.1163/22118993_02501015
Schick, I. C. (2008). The iconicity of Islamic calligraphy in Turkey. Res: Anthropology and Aesthetics, 53–54, 211–224. https://doi.org/10.1086/RESvn1ms25608818
Setiawan, A. (2021). model pembelajaran khat AL-Qur’an berbasis cooperative learning pada pembinaan LPTQ di Sumatera Barat. UIN IMam Bonjol Padang.
Setiawan, A., Vestia, E., & Satrial, A. (2022). Pembinaan Pembelajaran Kaligrafi Al-Qur’an Berbasis Pembelajaran Kooperatif. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 12(3 SE-Articles), 292–305. https://doi.org/10.33367/ji.v12i3.3131
Shafira, A., Syaidah, A. M., Tamara, N. H., & Khatibah, K. (2021). Peran MDTA dalam Implementasi Pendidikan Agama Islam pada Masa Covid-19 di Yayasan Al Yahdi Kelurahan Tanjung Gusta Kec. Medan Helvetia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(2), 1–7.
Tabroni, I., & Mukti, S. (2022). The Role The Diniyah Takmilyah Madrasah In Developing Character Learners. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(2), 501–508.
Tracy, S. J. (2019). Qualitative research methods: Collecting evidence, crafting analysis, communicating impact. John Wiley & Sons.
Umrintha, D., & Astuti, F. (2026). Laboratorium Pembelajaran Seni Tari: Ruang Kolaboratif Untuk Pengembangan Kreativitas Dan Penelitian Artistik Di Perguruan Tinggi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 20–33. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40982
Zahra, F., & Shahir, S. (2023). Characteristics of Islamic Calligraphy: Nasta’Līq, Persian Calligraphy Influences on Mughal Architecture of 17Th Century. Hamdard Islamicus, 46(2), 83–105. https://doi.org/10.57144/hi.v46i2.657
Zayadi, A. (2025). Buku Pedoman Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadits Tahun 2025. Dirjen Bimas Islam Kemenag RI.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Alfurqan Alfurqan, Ena Noveria, Muhammad Hidayat, Yos Sudarman, Zilham Usral, Ardi Satrial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






