Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal
<table style="font-size: 0.875rem;" width="800"> <tbody> <tr> <td width="193"> <p><img src="https://amalilmiah.uho.ac.id/public/site/images/ailmiah789/1725204718-edit.png" alt="" width="1300" height="1900" /></p> </td> <td width="34"> <p> </p> </td> <td width="573"> <p><strong>Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh FKIP Universitas Halu Oleo. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu periode Mei, dan November. Jurnal ini memiliki Online ISSN: <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1567509862">2714-5778</a></strong> dan Print ISSN : <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1601869802">2746-4733. </a></strong><strong>Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> telah terakreditasi secara nasional sesuai SK nomor: <a href="https://drive.google.com/file/d/13if3mLJhX_iFB6rZgH3xxhE-s4AMVWso/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener"><strong>10/C/C3/DT.05.00/2025</strong></a> dengan peringkat <strong>Sinta 3 </strong> mulai volume 5 nomor 2 tahun 2024 sampai volume 10 nomor 1 tahun 2029. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan pemikiran konseptual dan hilirisasi produk-produk hasil penelitian yang diterapkan dan berkontribusi bagi masyarakat. </p> <p>Penulis yang mengirimkan naskah ke <strong>Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong><strong> </strong>harus mengikuti pedoman penulisan, fokus dan cakupan jurnal, serta template jurnal. Jika naskah yang dikirim tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, maka artikel akan ditolak. Naskah yang dikirim oleh penulis akan diproses oleh editor in chief sehingga penulis mendapatkan kepastian status artikelnya (diteruskan untuk reviewer atau ditolak langsung). Jika tulisan diterima maka akan diteruskan oleh tim editor lalu ditinjau oleh reviewer secara double-blind. </p> </td> </tr> </tbody> </table> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p><strong> Informasi Jurnal</strong></p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#FFFFFF"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Nama Jurnal</td> <td width="80%"><strong>:</strong> Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Penerbit</td> <td width="80%"><strong>:</strong> FKIP Universitas Halu Oleo</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Inisial</td> <td width="80%"><strong>:</strong> amalilmiah</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Fokus & Scope</td> <td width="80%"><strong>: </strong>Pendidikan yang berkelanjutan, Sosial kemasyarakatan, Pemberdayaan ekonomi masyarakat, Terapan aplikasi teknologi <strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frekuensi</td> <td width="80%"><strong>: </strong>Mulai 2026 terbitan 3 kali per tahun (Maret, Juli, & November)<strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>: </strong>Prefix 10.36709/amalilmiah by <a href="https://search.crossref.org/?q=Amal+Ilmiah+%3A+Jurnal+Pengabdian+Kepada+Masyarakat&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/-H4XO2PkujkU/X2kjhOQyhtI/AAAAAAAAB3w/CQAe6hLxzk8oKay4NyJnOUXAVky5Z_QtwCLcBGAsYHQ/h120/crossref-logo-landscape-100%2B%25281%2529.png" alt="" width="59" height="15" /></a><strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">p-ISSN</td> <td width="80%"><strong>:</strong> <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1601869802">2746-4733</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">e-ISSN</td> <td width="80%"><strong>: </strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1567509862">2714-5778</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Akreditasi</td> <td width="80%"><strong>: Sinta 3 (<a href="https://drive.google.com/file/d/1SVWch7QH3URpZOKWMZS2ITCH0jWI12E7/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Unduh Sertifikat</a>)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Kontak</td> <td width="80%">: <a href="https://mail.google.com/mail/u/0/#inbox?compose=new" target="_blank" rel="noopener">amal.ilmiah@uho.ac.id</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><strong>:</strong> [ <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/detail?id=9205" target="_blank" rel="noopener">Sinta</a> ][ <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&or_facet_source_title=jour.1422066">Dimensions</a> ][ <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/18685" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a> ][ <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&authuser=3&user=20TUbVsAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> ]</td> </tr> </tbody> </table> <p><strong>Jadwal Publikasi Jurnal</strong></p> <p>Author Yth. artikel untuk terbitan <strong>Edisi Maret 2026</strong> telah full. Saat ini penerimaan artikel <strong>ditutup</strong> dan <strong>akan dibuka</strong> setelah edisi maret 2026 telah selesai dipublish semua artikelnya. </p> </div> </div>FKIP Universitas Halu Oleoen-USAmal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2746-4733Edukasi dan Pembuatan Handsanitizer Mangrove Api-Api bagi Pelaku UMKM
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/439
<p>Peningkatan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan pasca pandemi mendorong perlunya edukasi berkelanjutan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses sanitasi. Desa mitra merupakan salah satu wilayah dengan potensi hayati lokal berupa tanaman mangrove <em>(Avicennia marina</em>), namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan <em>workshop</em> kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dalam pembuatan <em>handsanitizer</em> alami berbasis ekstrak daun mangrove jenis api-api. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan sediaan <em>spray</em>, serta evaluasi pengetahuan melalui <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Formula yang digunakan terdiri dari ekstrak hasil rebusan 250 gram daun segar dalam 2,5 liter aquades (diambil 750 mL air sari mangrove), yang dikombinasikan dengan etanol 70% sebanyak 2100 mL dan gliserin 150 mL serta penambahan pewangi. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 68,75 (<em>pretest</em>) menjadi 88,75 (<em>posttest</em>), dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Kegiatan ini juga diikuti dengan pembinaan pasca pelatihan sebanyak empat kali untuk menjaga kesinambungan praktik. Kesimpulannya, edukasi dan <em>workshop</em> ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan lokal menjadi produk antiseptik yang aplikatif dan ekonomis.</p>Yulius Evan ChristianLinawati HanantaSri Hapsari WijayantiEvadia NathalieRichanda Surya Dharmalau
Copyright (c) 2025 Yulius Evan Christian, Linawati Hananta, Sri Hapsari Wijayanti, Evadia Nathalie, Richanda Surya Dharmalau
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-157111110.36709/amalilmiah.v7i1.439Penguatan Partisipasi Mahasiswa Calon Guru dalam Implementasi Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Sumber Daya Alam Lokal di Perbatasan Indonesia-Malaysia
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/410
<p>Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat menghadapi berbagai tantangan pendidikan, seperti keterbatasan infrastruktur, kekurangan guru berkualitas, serta akses transportasi yang terbatas. Namun, daerah ini juga memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) dan kearifan lokal yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi mahasiswa calon guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran <em>Project Based Learning</em> (PjBL) berbasis SDA lokal melalui pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR). Kegiatan dilaksanakan dalam dua siklus PAR dengan melibatkan 20 mahasiswa semester akhir IAIN Pontianak yang akan menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah perbatasan. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, implementasi proyek pembelajaran, observasi, dan refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi mahasiswa, dari semula pasif menjadi aktif, reflektif, dan kolaboratif. Mahasiswa berhasil memanfaatkan SDA lokal seperti tanaman obat, air sungai, bambu, dan lahan gambut dalam desain pembelajaran kontekstual. Implementasi di sekolah mitra turut meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa serta membentuk kompetensi pedagogik mahasiswa. Kesimpulannya, integrasi PAR dan PjBL berbasis SDA lokal terbukti menjadi strategi efektif dalam membentuk guru profesional yang adaptif, inovatif, dan siap mengajar di daerah 3T, khususnya wilayah perbatasan.</p>Maulida Ulfa HidayahZakiyah Ulfah
Copyright (c) 2025 Maulida Ulfa Hidayah, Zakiyah Ulfah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-1571122510.36709/amalilmiah.v7i1.410Implementasi Teknologi Pemipil Jagung Tepat Guna dalam mendukung Keberlanjutan Agroindustri Lokal Bagi Masyarakat Desa
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/479
<p>Program pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan pascapanen yang dihadapi petani jagung di Desa mitra, khususnya terkait efisiensi proses pemipilan jagung yang selama ini masih dilakukan secara manual. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengoperasikan alat pemipil jagung, mempercepat proses pascapanen, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Selain itu, program ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat desa dalam pengelolaan alat secara bersama serta pengembangan usaha produktif berbasis hasil pertanian. Metode pelaksanaan program mencakup empat tahapan utama, yaitu sosialisasi teknologi, pelatihan teknis, praktik lapangan, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat mitra, di mana 100% peserta berhasil mengoperasikan alat secara mandiri, serta terjadi efisiensi waktu pemipilan rata-rata 50% dibanding metode konvensional. Selain itu, muncul inisiatif masyarakat dalam membentuk kelompok kerja untuk pengelolaan alat secara kolektif dan pengembangan usaha berbasis hasil pertanian lokal. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat menjadi katalisator pemberdayaan masyarakat desa menuju sistem pertanian yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.</p>Sukri NyompaBakhrani A. RaufSahade SahadeAndi Zulkifli NusriRahma MusyawarahMulianti MuliantiNasrul Nasrul
Copyright (c) 2025 Sukri Nyompa, Bakhrani A. Rauf, Sahade Sahade, Andi Zulkifli Nusri, Rahma Musyawarah, Mulianti Mulianti, Nasrul Nasrul
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-1571263510.36709/amalilmiah.v7i1.479Penguatan Kapasitas Guru Untuk Mengatasi Tantangan Sekolah di Wilayah Terpencil Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/425
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Maluku, telah menunjukkan hasil positif dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Meskipun Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas dalam pembelajaran, banyak guru, termasuk guru Bahasa Jerman, mengalami kesulitan dalam perencanaan pembelajaran dan asesmen. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pelatihan dan pendampingan yang melibatkan pengembangan Modul Ajar dan penggunaan metode pembelajaran inovatif. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru, terutama guru Bahasa Jerman, dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran mandiri sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang capaian pembelajaran, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan Tujuan Pembelajaran (TP) yang spesifik. Sebanyak 71,3% guru setuju untuk memperdalam pengetahuan terkait kurikulum, dan 49,3% siap menerapkan ilmu yang didapat. Siswa juga menunjukkan peningkatan kesiapan menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Teknologi, seperti platform <em>e-learning</em>, berkontribusi pada efektivitas pendidikan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dan pendampingan yang tepat dapat meningkatkan kapasitas guru dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif.</p>Juliaans E. R. MarantikaJolanda TomasouKalvin KarunaJune Carmen Noya van DelzenCarolina Lestuny
Copyright (c) 2025 Juliaans E. R. Marantika, Jolanda Tomasou, Kalvin Karuna, June Carmen Noya van Delzen, Carolina Lestuny
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-1571364510.36709/amalilmiah.v7i1.425Pemberdayaan Istri Petani Gurem melalui Bag Craft Creative sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Keluarga
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/453
<p>Keterbatasan lahan dan fluktuasi harga hasil pertanian menyebabkan pendapatan petani gurem tidak stabil, sehingga berdampak pada kesejahteraan ekonomi keluarga. Program pemberdayaan istri petani gurem melalui <em>bag craft creative</em> berbahan dasar <em>strapping band</em> plastik merupakan bentuk usaha kreatif yang dilakukan dengan modal relatif kecil dan tidak memerlukan keterampilan kompleks sehingga mudah dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi istri petani gurem agar dapat menghasilkan produk kerajinan tas anyaman yang bernilai jual sehingga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Mitra sasaran adalah kelompok masyarakat tidak produktif secara ekonomi yakni istri petani gurem pada salah satu desa di Kab. Jember berjumlah 20 orang. Kegiatan ini terdiri dari pelatihan pembuatan <em>bag craft creative</em> berbahan dasar <em>strapping band</em> plastik yang bernilai ekonomis; <em>branding</em> produk; serta pendampingan strategi digital marketing. Pelaksanaan pemberdayaan dilakukan dalam bentuk demonstrasi dan praktik. Hasilnya menunjukkan peserta pelatihan memiliki keterampilan pembuatan <em>bag craft creative</em> berbahan dasar <em>strapping band</em> plastik, serta strategi pemasaran digital. Respon mitra sangat positif ditunjukkan dengan antusiasme terhadap program. Pengabdian sejenis dapat dilakukan dengan konsep penyempurnaan pada kelompok sasaran yang lebih luas.</p>Irmadatus SholekhahDwi HerlindawatiLisana Oktavisanti MardiyanaDibyo Waskito Guntoro
Copyright (c) 2025 Irmadatus Sholekhah, Dwi Herlindawati, Lisana Oktavisanti Mardiyana, Dibyo Waskito Guntoro
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-1571465610.36709/amalilmiah.v7i1.453Peningkatan Keterampilan dan Kemandirian Anak Panti Asuhan melalui Pelatihan Kewirausahaan Kreatif Pembuatan Aksesori Manik-Manik
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/462
<p>Kemandirian ekonomi bagi anak-anak panti asuhan menjadi aspek penting yang perlu dikembangkan sebagai bekal setelah mereka meninggalkan lingkungan panti. Anak-anak ini memiliki potensi besar namun masih kekurangan keterampilan kewirausahaan praktis dan pemahaman manajerial usaha sehingga diperlukan pelatihan pembuatan produk kreatif bernilai jual serta pembelajaran tentang perencanaan, pemasaran, dan pengelolaan usaha agar mereka mampu mandiri secara ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dasar kewirausahaan serta membekali peserta dengan kemampuan teknis dalam menghasilkan produk bernilai jual. Pelatihan dilaksanakan pada 21 Juli 2025 dengan melibatkan seluruh anak panti yaitu sebanyak 60 orang sebagai peserta. Materi pelatihan mencakup pengenalan kewirausahaan, penghitungan biaya produksi dan penetapan harga jual, strategi pemasaran sederhana, serta praktik langsung pembuatan aksesori. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif dan praktik langsung secara berkelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta. Selain itu, kegiatan ini turut membuka peluang usaha kecil berbasis kreativitas yang berpotensi menjadi sumber pendapatan mandiri di masa depan. Secara keseluruhan, program pelatihan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan jiwa wirausaha dan kesiapan hidup mandiri bagi anak-anak panti.</p>Yuni Riskita MangopoRizka Cintya EdwarIndra Eka Wardana ToiiLisa Gresti Sella DamanikXenia Irene Sandy LandjangAhvi Chung
Copyright (c) 2025 Yuni Riskita Mangopo, Rizka Cintya Edwar, Indra Eka Wardana Toii, Lisa Gresti Sella Damanik, Xenia Irene Sandy Landjang, Ahvi Chung
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-1571576510.36709/amalilmiah.v7i1.462Penguatan Branding Produk UMKM melalui Kreasi Label dan Kemasan
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/433
<p>Setiap produk UMKM berpotensi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, begitu pula produk UMKM Kripik. Sayangnya produk belum dapat disejajarkan dengan produk sejenis. Salah satu penyebab adalah lemahnya <em>branding</em>, dimana label dan kemasan tidak marketable. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan pendampingan <em>branding</em> melalui penguatan mutu label dan kemasan produk. Subjek dampingan adalah UMKM kripik Kabupaten Malang. Metode yang digunakan CBPAR, dimana tim pengabdi terlibat langsung bersama pemilik UMKM dan perangkat desa. Hasil menunjukkan: 1) Tahapan perencanaan melalui analisa kebutuhan untuk menentukan tema, subjek dan tujuan pendampingan; 2) Proses pendampingan menunjukkan adanya kolaborasi antara tim pengabdi dan pemilik umkm, sehingga label dan kemasan yang diharapkan dapat dikembangkan; 3) Hasil evaluasi menginformasikan program pendampingan penguatan label dan kemasan produk telah dilakukan dengan baik, produk UMKM kripik telah memiliki label dan kemasan baru yang dimungkinkan memiliki nilai jual lebih tinggi dan dapat dikenal lebih luas. Respon evaluator tidak ada yang menyatakan produk tidak menarik maupun kurang menarik. Adapun respon dari pemilik UMKM ditunjukkan dengan munculnya perasaan senang dan semangat untuk mengembangkan produknya. Implikasinya program pengabdian lanjutan diperlukan seperti pemasaran digital dan penyusunan laporan keuangan.</p>Luthfiya Fathi PusposariLusty FirmantikaImam Wahyu HidayatAfif Berlian Saputri
Copyright (c) 2025 Luthfiya Fathi Pusposari, Lusty Firmantika, Imam Wahyu Hidayat, Afif Berlian Saputri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-152025-12-1571667610.36709/amalilmiah.v7i1.433Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga untuk UMKM Sale Pisang Khas Majenang
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/373
<p>Masih ada pelaku UMKM sale pisang khas majenang yang belum mempunyai Pelatihan Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga. Pelatihan Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga untuk UMKM Sale Pisang Khas Majenang merupakan salah satu pelatihan yang dibutuhkan untuk pelaku usaha sale pisang. Tujuan pelaksanaan Kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman pelaku usaha akan pentingnya legalitas usaha dalam hal ini nomor PIRT untuk meningkatkan pengetahuan kelayakan produksi dan pengembangan produksi serta cara peningkatan frekuensi produksi dan jangkauan pemasaran dari sale pisang. Kegiatan ini dilaksanakan pada pelaku usaha UMKM Sale Pisang khas Majenang terdiri dari 30 pelaku usaha. Kegiatan ini dilakukan melalui 5 tahapan kegiatan yakni, Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan teknologi, Pendampingan dan Evaluasi, Keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan 87% peserta menyatakan isi materi sangat baik, sementara 13,33% peserta menyatakan baik, dan 0% peserta untuk pernyataan cukup, kurang dan sangat kurang atau bisa dikatakan tidak ada peserta yang menyatakan cukup, kurang atau sangat kurang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah ada peningkatan pemahaman tentang materi Pelatihan Sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga, Pelaku UMKM sale pisang belum mempunyai PIRT mulai melengkapi syarat untuk mendapatkan PIRT.</p>Widya PratiwiAhmad Arifin ZainJohar Alimuddin
Copyright (c) 2026 Widya Pratiwi, Ahmad Arifin Zain, Johar Alimuddin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-242026-01-2471778510.36709/amalilmiah.v7i1.373Edukasi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Sebagai Upaya Preservasi Pengetahuan Etnomedisin dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/746
<p>Pembangunan kesehatan di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Bangsa Indonesia telah lama menggunakan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya dalam menanggulangi masalah kesehatan. Pengetahuan ini perlu dilestarikan karena merupakan warisan budaya yang harus dijaga keberlanjutannya. Namun demikian, terdapat kekhawatiran apabila penyehat tradisional (hattra) di Indonesia tidak melakukan regenerasi pengetahuan etnomedisinnya, maka pengetahuan tersebut akan hilang. Selain itu, dalam perkembangannya sering dijumpai ketidaktepatan penggunaan obat tradisional karena kesalahan informasi maupun cara penggunaannya. Melalui artikel ini penulis menyajikan upaya yang telah dilakukan sebagai bentuk konservasi pengetahuan etnomedisin dan edukasi cara yang tepat dalam memanfaatkan tumbuhan obat tradisional kepada masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di wilayah Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan diskusi interaktif. Sumber rujukan dari kegiatan edukasi yaitu dokumen resmi yang disusun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang disebut Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Hasil penyuluhan ini menunjukkan keberhasilan karena tingkat pengetahuan peserta meningkat dari skor rata-rata sebesar 72,5 menjadi 94,12 (30%). Kesimpulannya, masyarakat memahami bahwa tumbuhan obat tradisional dapat bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan bila dipergunakan secara tepat yaitu tepat dosis, cara dan waktu penggunaan serta pemilihan bahan ramuan yang sesuai dengan indikasi penggunaannya.</p>La AsoLilik Rita LindayaniWa Ode SifatuLaxmi LaxmiElsa Septiani PutriSardila SardilaNiluh Eva Aryanti
Copyright (c) 2026 La Aso, Lilik Rita Lindayani, Wa Ode Sifatu, Laxmi Laxmi, Elsa Septiani Putri, Sardila Sardila, Niluh Eva Aryanti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-242026-01-2471869510.36709/amalilmiah.v7i1.746Pembuatan Varian Produk Busana Couple Look untuk Usaha Rental Busana Rosaka_Mode
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/776
<p>Pemanfaatan busana <em>couple look</em> kini menjadi tren untuk meningkatkan kepercayaan diri pada momen bahagia, namun biaya perolehan yang tinggi sering menjadi kendala bagi masyarakat. Peluang ini dimanfaatkan melalui Program Kemitraan Masyarakat untuk mengembangkan layanan rental busana pada mitra Rosaka_Mode sebagai alternatif yang lebih terjangkau. Metode pelaksanaan program meliputi penyuluhan konsep desain serta pelatihan teknis menjahit yang komprehensif, mulai dari konstruksi pola, teknik potong, hingga <em>finishing</em> dan pemasaran daring. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas mitra; rata-rata keterampilan teknis meningkat secara kuantitatif dari 68% dengan kategori sedang menjadi 82% dengan kategori baik. Program ini berhasil menghasilkan varian produk busana pria dan wanita berupa setelan kemeja, celana, kebaya, dan rok yang memiliki kualitas jahitan lebih rapi dan minim kerutan dibandingkan sebelumnya. Kesimpulannya, penguatan kompetensi teknis dan diversifikasi produk melalui model <em>couple look</em> efektif meningkatkan daya saing usaha mitra. Disarankan bagi mitra untuk terus melakukan inovasi desain secara berkelanjutan dan mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi guna memperluas jangkauan pasar.</p>Erni ErniArmaini RambeJuliarti JuliartiYudhistira AnggrainiMuhibbuddin MuhibbuddinHilma Harmen
Copyright (c) 2026 Erni Erni, Armaini Rambe, Juliarti Juliarti, Yudhistira Anggraini, Muhibbuddin Muhibbuddin, Hilma Harmen
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-01719610410.36709/amalilmiah.v7i1.776Pemberdayaan PKK dan Kader Posyandu melalui Pengolahan Ikan Lele untuk Pencegahan Stunting
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/775
<p>Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar usia. Rendahnya asupan protein pada anak dan ibu hamil menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting, terutama di wilayah pedesaan. Desa Sukarame memiliki prevalensi stunting sebesar 30%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pencegahan dan penurunan stunting melalui pemberdayaan kader PKK dan Posyandu dengan memanfaatkan ikan lele (Clarias sp.) sebagai sumber protein lokal. Kegiatan dilakukan melalui isartikanovasi pengolahan ikan lele menjadi produk bakery berupa roti goreng, mini pizza, dan kukis yang bergizi dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi gizi, pelatihan pengolahan pangan, pendampingan, serta pelatihan pengemasan dan pemasaran. Kegiatan diikuti oleh 25 kader PKK dan Posyandu. Program meningkatkan pengetahuan gizi sebesar 76%, keterampilan pengolahan pangan sebesar 65%, konsumsi pangan berbasis ikan lele sebesar 45%, serta indikator pertumbuhan anak sebesar 15%.</p>Ana Rahmi Fatma Tresno IngtyasMawaddah Azizah Sari WAjeng Inggit AnugerahDian Agustina
Copyright (c) 2026 Ana Rahmi , Fatma Tresno Ingtyas, Mawaddah Azizah Sari W, Ajeng Inggit Anugerah, Dian Agustina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017110511610.36709/amalilmiah.v7i1.775Pengolahan Sampah dalam Mendukung Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah Dasar
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/420
<p>Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia sekolah dasar merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam pencegahan risiko kesehatan akibat lingkungan yang tidak sehat. Program pengabdian masyarakat di sekolah dasar ini bertujuan mendukung penerapan PHBS dengan mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah yang efektif. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan diskusi, melibatkan 25 siswa kelas VI. Keberhasilan program peningkatan pengetahuan dievaluasi melalui pemberian <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> secara lisan. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai klasifikasi sampah, strategi pengelolaan sampah organik dan anorganik, serta dampaknya terhadap kesehatan lingkungan. Keberhasilan dari upaya ini tidak terlepas dari antusiasme para siswa dan relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari mereka, sedangkan keterbatasan waktu menjadi kendala dalam mendalami materi lebih lanjut. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan serta membentuk mereka sebagai agen perubahan di sekolah. Ke depannya, program serupa diharapkan dapat diintegrasikan secara rutin di sekolah untuk memperkuat budaya PHBS serta didukung dengan fasilitas daur ulang guna memperkuat pembelajaran praktis.</p>Haiyul FadhliRusnita PutriTaqqia Sajja WandaRinta MaspatMuhammad Arif Asraf
Copyright (c) 2026 Haiyul Fadhli, Rusnita Putri, Taqqia Sajja Wanda, Rinta Maspat, Muhammad Arif Asraf
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017111712810.36709/amalilmiah.v7i1.420Peningkatan Keterampilan Digital Guru Melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Google Sites Dan AI
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/692
<p>Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk memiliki keterampilan dalam merancang media pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Namun, hasil Rapor Pendidikan SMA Muhammadiyah 3 Padang menunjukkan adanya penurunan sebesar 6,78% pada aspek penilaian praktik pembelajaran inovatif, adapun penurunan tersebut disebabkan oleh rendahnya keterampilan digital para guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital guru melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis Google Sites dan kecerdasan buatan (AI). Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan peserta, dengan 75% guru pada awalnya berada dalam kategori pemahaman rendah (skor <60%) dan berubah menjadi 90% peserta yang mencapai skor di atas 60% setelah pelatihan. Pelatihan ini dinilai sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan guru di era digital. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Google Sites dan AI terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis, literasi digital dan perilaku adaptif guru dengan teknologi yang mana sebelumnya tidak terlihat sehingga berdampak pada penurunan praktik pembelajaran inovatif di sekolah.</p>Sari FebriantiMita Domi Fella HenanggilSoeci Izzati AdlyaRafhi Febryan Putera
Copyright (c) 2026 Sari Febrianti, Mita Domi Fella Henanggil, Soeci Izzati Adlya, Rafhi Febryan Putera
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017112913810.36709/amalilmiah.v7i1.692Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Digital dalam Proses Belajar Mengajar Bagi Guru Sekolah Dasar
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/690
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) dan teknologi digital bagi guru Sekolah Dasar di SD Negeri 1 Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru, memperkenalkan aplikasi AI yang relevan untuk perencanaan pembelajaran, asesmen formatif, dan pembuatan bahan ajar, serta menguji perubahan sikap dan kemampuan guru melalui instrumen <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop intensif selama tiga hari dengan melibatkan 20 guru kelas dan pendidik pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi digital guru, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata aspek pengetahuan dari 58,5 menjadi 86,0 serta aspek sikap dan keterampilan dari 52,8 menjadi 84,5. Selain itu, guru menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memanfaatkan AI untuk mendukung perencanaan pembelajaran dan menyusun rencana tindak lanjut berupa pengembangan bahan ajar adaptif. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan terstruktur berbasis praktik langsung efektif dalam menjawab tantangan kompetensi digital guru di wilayah terpencil, sekaligus menekankan pentingnya dukungan pedoman etika dan akses infrastruktur. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4 dan SDG 10.</p>Nilawati UteLuh SukariasihHunaidah MErniwati ErniwatiNaim Naim
Copyright (c) 2026 Nilawati Ute, Luh Sukariasih, Hunaidah M, Erniwati Erniwati, Naim Naim
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017113914710.36709/amalilmiah.v7i1.690Pendekatan Holistik dalam Pemberdayaan Kelompok Tani: Integrasi Pertanian Organik, Standar Pasar, dan Digitalisasi untuk Mewujudkan Agribisnis Berkelanjutan
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/601
<p>Tingginya ketergantungan pada pupuk kimia, rendahnya kualitas budidaya, lemahnya pengemasan, dan terbatasnya akses pemasaran merupakan masalah mendasar yang menghambat daya saing agribisnis hortikultura di Desa Bandar Kumbul. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui pendekatan terintegrasi. Metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi, empat modul pelatihan (pembuatan pupuk organik, budidaya berstandar GAP, pengemasan, dan pemasaran digital), penerapan teknologi inovatif, serta pendampingan intensif selama delapan minggu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata nilai <em>post-test</em> yang jauh lebih tinggi dibanding <em>pre-test</em> pada semua modul. Pada tataran praktis, program ini berhasil mendorong adopsi pupuk organik, menurunkan kehilangan hasil panen, meningkatkan kualitas produk sesuai standar supermarket, serta membuka akses pasar digital yang berdampak pada peningkatan pendapatan petani rata-rata sebesar 35%. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif sebagai model pemberdayaan yang mentransformasi ekosistem agribisnis dari hulu ke hilir, menciptakan keberlanjutan dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.</p>Rahma Muti'ahMulkan RitongaKhairul Rizal
Copyright (c) 2026 Rahma Muti'ah, Mulkan Ritonga, Khairul Rizal
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017114815810.36709/amalilmiah.v7i1.601Inovasi Pakan Ikan Dan Teknologi Mesin Cetak Pelet Untuk Peningkatan Kemandirian Kelompok Nelayan
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/509
<p>Permasalahan mitra adalah limbah cangkang kepiting hasil olahan yang menumpuk dan hanya dibuang begitu saja dan anggota/ masyarakat yang sebagai petani tambak mengandalkan pakan ikan dari distributor/ produsen luar. Pengabdian ini sangat penting untuk mendukung aspek manajemen dalam hal kemampuan keberlajutan usaha dan aspek produksi dalam hal peningkatan kualitas produksi. Pelatihan produksi pakan ikan berbahan lokal bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemandirian, efisiensi budidaya, dan keberlanjutan ramah lingkungan. Adapun metode kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlajutan program. Sasaran aspek yang ingin diselesaikan adalah aspek manajemen dan produksi. Hasil pengabdian berupa implementasi alat penepung/penggiling untuk cangkang kepiting dan ikan rucah serta mesin cetak pelet untuk mencetak pakan ikan. Masyarakat sangat aktif dan antusias dalam menerima pelatihan inovasi pakan ikan berbentuk pelet sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Kesimpulannya mitra mengalami peningkatan nyata pada keaktifan anggota, kemampuan mengoperasikan alat, ketersediaan stok pakan. Hal ini menandai terbangunnya kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pakan secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk pabrikan.</p>Muhammad Faisal JuandaMuhammad Nur AlamJusran JusranAmal ArfanJeddah Yanti
Copyright (c) 2026 Muhammad Faisal Juanda, Muhammad Nur Alam, Jusran Jusran, Amal Arfan, Jeddah Yanti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017115917010.36709/amalilmiah.v7i1.509Transformasi Pembelajaran di SD melalui Lokakarya Unplugged Coding Berbasis STEAM bagi Guru
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/586
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong pengenalan <em>coding</em> dan berpikir komputasi di sekolah dasar. Namun banyak guru yang belum memiliki pengalaman dalam mengajarkan <em>coding</em> dan masih menganggap bahwa <em>coding</em> hanya relevan untuk mata pelajaran informatika atau teknologi, padahal <em>coding</em> dapat diterapkan secara lintas mata pelajaran dengan pendekatan <em>Science, Technology, Engineering, Arts & Mathematics</em> (STEAM) yang lebih kontekstual. Di sisi lain, keterbatasan infrastruktur digital, khususnya di sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Purwakarta menjadi kendala utama dalam pelaksanaan pembelajaran coding. Sebagai solusinya, diselenggarakan lokakarya <em>unplugged coding</em> berbasis STEAM yang memungkinkan guru mengeksplorasi strategi pembelajaran berpikir komputasi tanpa bergantung pada perangkat elektronik. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan peserta guru sekolah dasar di Kabupaten Purwakarta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan <em>teaching efficacy</em> guru dalam mengajarkan <em>coding</em> melalui pembelajaran STEAM. Lokakarya ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi profesional guru dalam menerapkan pembelajaran abad ke-21.</p>Fitri NuraeniNenden Permas HikmatunisaAlfiana NurussamaHafiziani Eka PutriAfridha Laily AlindraLiptia VenicaAyu Rahayu Nurhajati
Copyright (c) 2026 Fitri Nuraeni, Nenden Permas Hikmatunisa, Alfiana Nurussama, Hafiziani Eka Putri, Afridha Laily Alindra, Liptia Venica, Ayu Rahayu Nurhajati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017117118110.36709/amalilmiah.v7i1.586Matematika Ceria: Menginspirasi Generasi Digital Dengan Logika Dan Algoritma
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/743
<p>Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran matematika yang menekankan proses berpikir logis, sistematis, dan algoritmik, bukan sekadar berorientasi pada hasil akhir. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep matematika peserta didik melalui pendekatan <em>computational thinking</em> yang terintegrasi dengan media digital interaktif dan permainan edukatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan strategi <em>game-based learning</em> dan <em>project-based learning</em>, melibatkan 50 peserta didik sebagai subjek kegiatan. Hasil <em>pretest–posttest</em> menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 50,3 menjadi 78,9, yang menggambarkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir logis dan algoritmik siswa. Observasi kualitatif juga menunjukkan perubahan perilaku belajar, di mana siswa menjadi lebih antusias, aktif berdiskusi, dan reflektif dalam menyelesaikan permasalahan matematis. Program ini menghadirkan model integrasi antara pembelajaran logika–algoritma dan eksplorasi digital berbantuan AI untuk menumbuhkan keterampilan abad ke-21. Dengan demikian, strategi Matematika Ceria berkontribusi dalam mempersiapkan siswa menghadapi era digital melalui penguatan berpikir logis–algoritmik, literasi teknologi, dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan komputasi dan AI.</p>Nursupiamin NursupiaminYulia YuliaRafiq BadjeberRiska ElfiraFathurrahmah Abd. GaniMiftah Amanda
Copyright (c) 2026 Nursupiamin Nursupiamin, Yulia Yulia, Rafiq Badjeber, Riska Elfira, Fathurrahmah Abd. Gani, Miftah Amanda
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-017118219210.36709/amalilmiah.v7i1.743Revitalisasi Taman Baca Masyarakat Karya Mulya: Optimalisasi Pencegahan Bullying Melalui Budaya Literasi
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/767
<p>Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat literasi sekaligus menanamkan nilai karakter anti-<em>bullying</em> pada anak usia sekolah di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Kegiatan ini didorong oleh tingginya kasus pelanggaran hak anak dan fenomena <em>bullying</em> di lingkungan pendidikan serta minimnya sarana edukatif dan pembiasaan nilai karakter di TBM Karya Mulya. Program bertujuan menciptakan ruang literasi yang aman, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter positif melalui penguatan kapasitas relawan, penyediaan media edukasi, serta pelaksanaan literasi tematik. Kegiatan dilakukan secara luring yang diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari 30 anak dan 10 relawan TBM, menggunakan metode sosialisasi, pelatihan relawan, pelaksanaan literasi tematik, pendampingan, serta evaluasi melalui <em>pretest </em>dan <em>posttest</em>. Produk utama berupa buku cerita dan video edukasi anti-<em>bullying</em> sebagai media pembelajaran berkelanjutan. Berdasarkan hasil <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>, terjadi peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan baik pada anak maupun relawan, ditunjukkan oleh nilai <em>N-gain</em> yang berada pada kategori sangat tinggi yaitu rata-rata skor <em>pretest</em> relawan adalah 56,9 dan meningkat menjadi 98 pada <em>posttest</em> sehingga menghasilkan <em>N-gain</em> sebesar 0,9527. Program ini berkontribusi signifikan terhadap revitalisasi TBM sebagai ruang edukatif dan pusat pencegahan <em>bullying</em>, serta memastikan keberlanjutan kegiatan melalui rencana tindak lanjut yang dapat dilaksanakan secara mandiri.</p>Dwi Cahaya NuraniSiti Dewi MaharaniEsti SusiloningsihNabilah MansurIlham Arya SusantoMuhammad Haekal FaizNisrina SafitriDiyana Hafizah
Copyright (c) 2026 Dwi Cahaya Nurani, Siti Dewi Maharani, Esti Susiloningsih, Nabilah Mansur, Ilham Arya Susanto, Muhammad Haekal Faiz, Nisrina Safitri, Diyana Hafizah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-112026-02-117119320210.36709/amalilmiah.v7i1.767Pembuatan Media Pembelajaran Melalui Pemanfaatan AI sebagai Optimalisasi Penerapan Deep Learning untuk Pendidikan Berkelanjutan
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/641
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), sebagai upaya optimalisasi strategi <em>deep learning </em>dalam mendukung pendidikan berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah guru-guru dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Tanggamus, yang selama ini menghadapi tantangan dalam integrasi teknologi ke dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi <em>workshop</em>, pelatihan praktis, serta pendampingan dalam pembuatan media interaktif berbasis AI, seperti chatGPT, sistem pembelajaran adaptif, dan penggunaan aplikasi berbasis machine learning untuk personalisasi materi ajar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep <em>deep learning</em> dan kemampuan mereka dalam menggunakan media berbasis AI secara efektif dalam konteks pembelajaran. Pelatihan pembuatan media pembelajaran dan pemanfaatan AI sebagai optimalisasi <em>deep learning</em> bagi guru di Kabupaten Tanggamus memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman guru SMPN 1 Gisting. Peningkatan pemahaman materi melalui uji <em>n-Gain</em> sebesar 0,96 dan produk perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam mendorong praktik pembelajaran yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan keterbatasan akses teknologi, sehingga mendukung penguatan kualitas pendidikan jangka panjang di wilayah sasaran.</p>Dina MaulinaAbdurrahman AbdurrahmanGamilla Nuri UtamiIsmah FathimahFadil FirdianMohammad Ahdiat
Copyright (c) 2026 Dina Maulina, Abdurrahman Abdurrahman, Gamilla Nuri Utami, Ismah Fathimah, Fadil Firdian, Mohammad Ahdiat
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-112026-02-117120321210.36709/amalilmiah.v7i1.641Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digitalisasi Bank Sampah dan Pemanfaatan Minyak Jelantah
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/608
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat berfokus pada penyelesaian masalah pengelolaan limbah rumah tangga di kawasan padat penduduk wilayah Bekasi. Pada komunitas mitra menghadapi tantangan operasional akibat administrasi bank sampah yang masih manual, rentan terhadap kesalahan, serta belum transparan. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap bahaya limbah minyak jelantah dan cara pengelolaan yang memiliki nilai jual. Pendekatan metode Participatory Action Research diterapkan dengan dua intervensi kunci "Go Digital" melalui pengembangan dan pelatihan sistem manajemen bank sampah berbasis web, serta "<em>Go Green</em>" melalui lokakarya pembuatan sabun cuci piring dari minyak jelantah dan eco-enzyme. Dari sejumlah peserta menghasilkan 30 botol sabun yang dapat digunakan untuk mencuci piring. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi dan transparansi pengelolaan bank sampah berkat sistem digital, yang diperkuat oleh testimoni positif dari pengurus. Pelatihan keterampilan pembuatan sabun berhasil diikuti oleh 23 peserta, yang mampu mengubah persepsi mereka terhadap limbah menjadi potensi ekonomi dan membuka peluang wirausaha. Kesimpulan yang diperoleh terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang holistik, mengintegrasikan teknologi digital dengan keterampilan ramah lingkungan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan, kesadaran lingkungan, dan ketahanan ekonomi komunitas secara berkelanjutan.</p>Nurhafifah MatondangBobby Suryo PrakosoIin ErnawatiIka Nurlaili Isnainiyah
Copyright (c) 2026 Nurhafifah Matondang, Bobby Suryo Prakoso, Iin Ernawati, Ika Nurlaili Isnainiyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-112026-02-117121322210.36709/amalilmiah.v7i1.608Pemberdayaan Pembatik Lokal melalui Pendampingan Desain Batik Digital Menggunakan Aplikasi Ambatig
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/602
<p class="E-JOURNALAbstractBody">Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perajin batik melalui pendampingan desain batik digital menggunakan aplikasi Ambatig untuk mempercepat perancangan dan menata konsistensi pengulangan motif tanpa menghilangkan identitas Batak–Melayu. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan dengan pemanfaatan pengaturan pola <em>frieze</em> (satu arah) dan kristalografi (dua arah). Evaluasi melibatkan 15 peserta menggunakan angket skala Likert pada lima poin serta observasi terhadap durasi pradesain, jumlah varian desain, dan kesalahan sambungan pola. Hasil menunjukkan rerata kepuasan peserta di atas skor 4 dengan sekitar 80% respons positif, terutama pada aspek kesesuaian gaya visual (4,5) dan kemudahan dipelajari (4,3). Secara operasional, waktu pradesain berkurang dari sekitar 90 menit menjadi 40–50 menit per varian, peserta mampu menghasilkan 2–3 varian desain dalam 90 menit, dan kesalahan sambungan pola berkurang. Program ini juga menghasilkan portofolio desain digital berisi parameter siap produksi. Dengan demikian, pemanfaatan Ambatig efektif meningkatkan efisiensi dan kerapian perancangan motif batik serta mendukung pelestarian dan keberlanjutan motif Batak–Melayu melalui dokumentasi digital dan penguatan kapasitas perajin lokal.</p>Dinda KartikaDebi Yandra NiskaMisgiya MisgiyaHamidah NasutionDidi FebrianRizki HabibiKana Saputra SWahyu Tri Atmojo
Copyright (c) 2026 Dinda Kartika, Debi Yandra Niska, Misgiya Misgiya, Hamidah Nasution, Didi Febrian, Rizki Habibi, Kana Saputra S, Wahyu Tri Atmojo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127122323310.36709/amalilmiah.v7i1.602Penerapan Health Coaching dan Peer Support Group Berbasis Web untuk Pencegahan Penyakit Ginjal Kronis
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/558
<p>Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Sulawesi Utara. Faktor risiko seperti hipertensi, diabetes melitus, serta budaya konsumsi makanan menjadi pemicu tingginya angka PGK. Kurangnya pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam pencegahan juga memperburuk kondisi ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman individu berisiko dan keluarganya mengenai PGK, meningkatkan keterampilan <em>monitoring</em> kesehatan, serta menyediakan <em>platform</em> <em>web-based peer support group</em> “KroniKita” sebagai wadah komunikasi dan dukungan. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan <em>health coaching</em>, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus-September 2025 di wilayah kerja Puskesmas Teling Atas, melibatkan 50 peserta dari program Prolanis dan Posbindu/PTM beserta keluarganya. Uji <em>paired t-test </em>menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan peserta dari 43,6 menjadi 75,80 (p<0,05). Selain itu, sebagian besar peserta berhasil mensimulasikan penggunaan alat <em>monitoring</em> kesehatan. Pemanfaatan <em>website</em> "KroniKita" juga menunjukkan respon positif, dimana peserta dan keluarga aktif menggunakan <em>platform</em> sebagai sarana berbagi pengalaman dan informasi kesehatan. Kesimpulannya, kombinasi edukasi kesehatan, <em>health coaching</em>, dan <em>peer-support group </em>berbasis web secara signifikan meningkatkan pengetahuan, keterampilan peserta, serta motivasi keterlibatan keluarga dalam pencegahan PGK.</p>Fitriani FitrianiAdriani NataliaBernad Jumadi Dehotman Sitompul
Copyright (c) 2026 Fitriani Fitriani, Adriani Natalia, Bernad Jumadi Dehotman Sitompul
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127123424510.36709/amalilmiah.v7i1.558Penggunaan DALL-E 2 Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Bagi Guru PAUD
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/708
<p>Perkembangan teknologi di era <em>Society 5.0</em> menuntut guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memiliki kompetensi digital yang adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menyusun media pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru RA Dinul Islam Kota Kendari dalam memanfaatkan aplikasi kecerdasan buatan DALL-E 2 sebagai media pembuatan ilustrasi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis pendampingan yang dilaksanakan selama dua hari dengan pendekatan <em>workshop learning</em>. Pelatihan mencakup pengenalan konsep AI, praktik pembuatan media visual berbasis DALL-E 2, hingga integrasinya ke dalam lembar kerja anak dan media digital lainnya. Evaluasi dilakukan melalui angket <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur peningkatan kompetensi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata dari 41,2% sebelum pelatihan menjadi 84,2% setelah pelatihan. Aspek tertinggi berada pada pemahaman pentingnya media berbasis AI untuk menarik minat belajar anak (50%), Persepsi efektivitas pembelajaran (49%), dan kebutuhan pendampingan lanjutan dalam pemanfaatan teknologi AI (48%). Pelatihan ini terbukti mampu meningkatkan kompetensi digital, kreativitas, dan kesadaran guru dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI, serta menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pembelajaran PAUD berbasis teknologi. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAUD berimplikasi pada terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada anak, serta meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi tantangan pendidikan anak usia dini di era digital.</p>Muhamad Safiuddin SarananiAfifah Nur HidayahSri Yuliani MNur HasanahWa Ode Syamzahrah AstarinDinar Salasatun Ashar
Copyright (c) 2026 Muhamad Safiuddin Saranani, Afifah Nur Hidayah, Sri Yuliani M, Nur Hasanah, Wa Ode Syamzahrah Astarin, Dinar Salasatun Ashar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127124625510.36709/amalilmiah.v7i1.708Edukasi dan Praktik Parfum Aman sebagai Strategi Preventif Risiko Iritasi Kulit pada Remaja
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/788
<p>Penggunaan parfum di kalangan remaja semakin meningkat, namun belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan bahan dan potensi risiko kesehatan. Banyak siswa memilih parfum berdasarkan aroma dan harga tanpa memperhatikan komposisi bahan serta aspek keamanan produk, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan kulit dan saluran pernapasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA mengenai penggunaan parfum yang aman serta melatih keterampilan pembuatan parfum sederhana dengan bahan yang lebih aman. Metode kegiatan meliputi <em>pre-test</em>, penyampaian materi edukasi, praktik pembuatan parfum, dan <em>post-test</em> sebagai evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 39 siswa SMA. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 60,26 pada <em>pre-test</em> menjadi 75,13 pada <em>post-test</em>. Uji statistik menggunakan software analisis menunjukkan data homogen (p = 0,071) dan tidak berdistribusi normal (p < 0,05), sehingga dilakukan uji Wilcoxon yang menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,05). Kegiatan edukasi dan praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa mengenai keamanan penggunaan parfum. Oleh karena itu, peningkatan literasi bahan kimia kosmetik pada remaja menjadi hal yang mendesak sebagai upaya preventif untuk meminimalkan risiko kesehatan akibat penggunaan produk kosmetik yang tidak aman sejak usia sekolah.</p>Erna WulandariYulius Evan Christian Sharon SusantoPatrycia SetiawanMadeline Keke Tanoto
Copyright (c) 2026 Erna Wulandari, Yulius Evan Christian , Sharon Susanto, Patrycia Setiawan, Madeline Keke Tanoto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127125626610.36709/amalilmiah.v7i1.788Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Blue Economy Menggunakan Teknologi Desvaporasi Air Laut
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/527
<p>Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Tanjung Pasir melalui penerapan konsep <em>blue economy</em>. Melalui teknologi <em>Desvaporator</em>, alat desalinasi yang beroperasi berdasarkan prinsip <em>dew-vaporation</em>, air laut diubah menjadi air tawar atau air bersih, sekaligus menghasilkan garam sebagai produk nilai tambah. Pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR), dimulai dari sosialisasi, pelatihan, penerpan teknologi dan pendampingan yang melibatkan warga sebagai mitra aktif dalam seluruh proses. Hasil awal menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat secara signifikan, tercermin dari perolehan rata-rata skor <em>post-test</em> (82 %) dibanding <em>pre-test</em> (29 %). Dampak yang dicapai meliputi akses air bersih yang lebih andal, perolehan produk garam residu dengan potensi ekonomi, serta peningkatan kapasitas lokal yang meningkatkan rasa kepemilikan terhadap inovasi teknologi. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi) dan SDGs 14 (Ekosistem Laut), serta mendemonstrasikan model keberlanjutan pemberdayaan dan pembangunan pesisir berbasis teknologi ramah lingkungan dan ekonomi lokal. Dengan karakteristik teknologi yang sederhana, adaptif, dan berbasis partisipasi masyarakat, <em>Desvaporator</em> memiliki potensi besar untuk direplikasi di desa-desa pesisir lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam akses air bersih dan penguatan ekonomi lokal.</p>Sri Jaya LesmanaAulian KhairaniAhmad AhmadDwi Azizah SaputriNurul Inda MardiyyaAhmad Budiman
Copyright (c) 2026 Sri Jaya Lesmana, Aulian Khairani, Ahmad Ahmad, Dwi Azizah Saputri, Nurul Inda Mardiyya, Ahmad Budiman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127126727910.36709/amalilmiah.v7i1.527Optimalisasi Pelaporan Keuangan Sesuai SAK EMKM Bagi Pelaku Usaha Mikro
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/765
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan yang berdampak pada keterbatasan akses pembiayaan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode kegiatan dilaksanakan pada tujuh pelaku usaha mikro sektor kuliner di Kota Banjarbaru melalui tahapan sosialisasi SAK EMKM, pelatihan pencatatan keuangan menggunakan Microsoft Excel/Google Spreadsheet, serta pendampingan intensif selama tiga bulan disertai evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas pencatatan dan pelaporan keuangan mitra. Seluruh mitra mampu menyusun laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi sesuai SAK EMKM, meskipun penyusunan jurnal penutup dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) belum sepenuhnya optimal. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa pendampingan berbasis teknologi sederhana efektif meningkatkan literasi dan keterampilan pelaporan keuangan pelaku usaha mikro serta berpotensi mendukung akses pembiayaan dan keberlanjutan usaha.</p>Reny MarliadiWahyudin Bin JamaludinRos NirwanaJakiroh JakirohRahmat HilmiMuhammad Meftah Mafazy
Copyright (c) 2026 Reny Marliadi, Wahyudin Bin Jamaludin, Ros Nirwana, Jakiroh Jakiroh, Rahmat Hilmi, Muhammad Meftah Mafazy
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127128028710.36709/amalilmiah.v7i1.765Pemberdayaan Pencari Kerja di Papua melalui produk Sensory Busy Board dan E-Marketplace
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/786
<p>Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, jumlah anak usia dini (0–4 tahun) tercatat sebanyak 9.377 jiwa, sehingga menciptakan peluang pasar bagi produk edukatif berbasis stimulasi sensorik. Namun, ketersediaan mainan edukasi lokal seperti <em>sensory busy board</em> masih sangat terbatas, sementara angka pengangguran di Jayapura dan Papua relatif tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan produktif pencari kerja melalui pelatihan pembuatan <em>sensory busy board</em> serta pendampingan pemasaran digital melalui aplikasi <em>e-marketplace</em>. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, praktik langsung pembuatan produk secara berkelompok, pendampingan teknis, serta evaluasi melalui observasi ketercapaian produk dan kuesioner umpan balik peserta. Kegiatan ini dilaksanakan di PAUD Alfa Omega ini diikuti oleh kurang lebih 30 peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh kelompok peserta berhasil menyelesaikan produk <em>sensory busy board</em> yang layak digunakan sebagai media stimulasi anak usia dini, dengan rata-rata waktu produksi 4–5 jam. Selain itu, peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai peluang pemasaran produk kreatif melalui <em>marketplace</em>, termasuk strategi foto produk dan penentuan harga. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan kreativitas peserta, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri berbasis produk edukatif lokal, sehingga berpotensi mendorong kemandirian ekonomi pencari kerja di Papua.</p>Uturestantix UturestantixIvana Klasina WamafmaIdham Khaliq
Copyright (c) 2026 Uturestantix Uturestantix, Ivana Klasina Wamafma, Idham Khaliq
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127128829610.36709/amalilmiah.v7i1.786Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Pengelolaan Hasil Pertanian dan Sampah Organik
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/790
<p>Kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan fokus pada peningkatan sumber daya manusia masyarakat pedesaan melalui penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung terkait pengembangan kreativitas, pengelolaan pertanian, serta pemanfaatan potensi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, koordinasi dengan perangkat desa, penyampaian materi oleh narasumber, serta sesi tanya jawab dengan masyarakat di Kutalimbaru. Pengabdian ini menemukan bahwa Pengembangan sumber daya Manusia membutuhkan waktu yang panjang serta proses pelatihan yang berkepanjangan. Hal itu karena masyarakat harus terus diberikan motivasi serta <em>skill</em> yang bertahan lama dalam mengembang sistem produksi dalam usaha pertanian yang kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal dan non-formal, pelatihan keterampilan, inovasi dalam pengelolaan hasil pertanian, serta pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos. Selain itu, masyarakat juga memperoleh wawasan terkait strategi pemasaran hasil pertanian dan peluang usaha tambahan berbasis potensi desa. Kegiatan ini dapat mendorong peningkatan produktivitas, kreativitas, dan kemandirian masyarakat Desa Kutalimbaru secara berkelanjutan. Terlihat dari meningkatnya pendapatan melalui usaha pertanian dan peningkatan produk yang diperdagangkan masyarakat melalui sistem <em>marketing</em> secara <em>ofline</em> dan<em> online.</em></p>Yusniar LubisAzwana AzwanaLaili Alfita
Copyright (c) 2026 Yusniar Lubis, Azwana Azwana, Laili Alfita
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-122026-02-127129730610.36709/amalilmiah.v7i1.790Penguatan Kapasitas Manajerial Usaha Mikro Sektor Kuliner Melalui Pelatihan dan Pendampingan
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/785
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas manajerial pelaku usaha mikro sektor kuliner melalui program pelatihan dan pendampingan terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan di Kota Bandung dengan melibatkan pelaku usaha mikro sektor kuliner sebagai mitra utama pengabdian. Terdapat 24 mitra yang mengikuti kegiatan ini, dimana permasalahan yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan pemahaman pemasaran digital, lemahnya pengelolaan operasional usaha, serta ketiadaan pencatatan dan analisis keuangan yang memadai. Metode pengabdian dirancang menggunakan pendekatan pelatihan–<em>coaching</em>–implementasi bertahap yang diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan tematik, serta pendampingan penerapan langsung pada usaha masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra rata-rata sebesar 15% sampai dengan 30% dalam menyusun strategi pemasaran digital, memperbaiki proses operasional, serta melakukan pencatatan keuangan sederhana dan perhitungan harga pokok penjualan. Pendampingan berbasis implementasi mendorong pelaku usaha untuk lebih mandiri dalam mengambil keputusan manajerial dan menginternalisasi praktik pengelolaan usaha yang lebih profesional. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam bentuk penguatan kapasitas manajerial dan kesiapan usaha mitra untuk beradaptasi dengan dinamika persaingan. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada perubahan praktik pengelolaan usaha secara berkelanjutan.</p>Teresia DebbyMaria Merry MariantiNatalia ChristiChris Petra Agung
Copyright (c) 2026 Teresia Debby, Maria Merry Marianti, Natalia Christi, Chris Petra Agung
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-212026-02-217130731510.36709/amalilmiah.v7i1.785Penyuluhan Mengenai DAGUSIBU pada Ibu-ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pengetahuan mengenai Penggunaan dan Penanganan Obat di Rumah
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/783
<p>Program DAGUSIBU dilakukan secara berkesinambungan untuk memberikan pemahaman terhadap ibu-ibu rumah tangga mengenai cara penggunaan dan penanganan obat di rumah, karena hasil riskesdas menunjukkan banyaknya rumah tangga yang menyinpan obat sisa resep maupun obat persediaan di rumah. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Desa Sigong, dengan sasaran ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyampaian materi dan diskusi yang interaktif. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah penyuluhan diukur melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Pada hasil <em>pre-test</em>, peserta paling banyak menjawab salah pertanyaan mengenai <em>beyond used date </em>(BUD) dari tetes mata, tanggal pembuatan obat, serta cara membuang sisa obat baik sediaan padat maupun sirup antibiotik, sementara pada hasil <em>post-test</em> terlihat sehingga setengah pertanyaan dari kuesioner dijawab benar oleh semua peserta (100%), dan hanya 2 pertanyaan yang dijawab benar oleh 83,33% peserta. Secara kumulatif, peningkatan rata-rata jawaban benar meningkat dari 65% menjadi 90.83%. Selain dari aspek pengguna, perlu dilakukan pertimbangan bagi produsen untuk memberikan <em>sign</em> atau tulisan penting dalam Bahasa Indonesia, agar pengguna obat memahami tulisan dalam sediaan farmasi, terutama untuk suplemen atau vitamin yang umumnya dikonsumsi secara mandiri tanpa bantuan tenaga kesehatan.</p>Ine SuharyaniDeni FirmansyahLela SulastriLusy NovianiTrisna LestariSeilefa Putri NabilaMuhammad WahyuMeri Meilina
Copyright (c) 2026 Ine Suharyani, Deni Firmansyah, Lela Sulastri, Lusy Noviani, Trisna Lestari, Seilefa Putri Nabila, Muhammad Wahyu, Meri Meilina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-212026-02-217131632410.36709/amalilmiah.v7i1.783Edukasi Lingkungan Bagi Anak-anak Pesisir Dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Sejak Dini
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/569
<p>Kampung Aipirierupakan wilayah pesisir yang rawan terhadap terhadap siklon tropis, gelombang badai, dan hujan lebat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu sektor ekonomi dan sosial, tetapi juga merusak ekosistem pantai. Mengingat anak-anak di Kampung Aipiri terbiasa beraktivitas di kawasan pesisir sejak dini, mereka menjadi sasaran strategis dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi anak-anak dalam menjaga kelestarian lingkungan pantai melalui pendekatan edukatif. Sasaran kegiatan mencakup 38 anak dengan jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, permainan edukatif, dan praktik langsung, dengan tahapan kegiatan berupa persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, di mana sebagian besar memperoleh skor evaluasi “akhirnya mengetahui”, sementara sisanya menjawab “mengetahui” (skor 1) dan “sedikit mengetahui” (skor 3). Antusiasme tinggi terlihat dalam kegiatan permainan edukatif, sedangkan dalam praktik pengumpulan sampah, terkumpul 750 item sampah plastik seperti botol bekas, kantung plastik, bungkusan makanan, dan sandal bekas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang menyenangkan dapat meningkatkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan pesisir. Hasil kegiatan ini memiliki dampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan di Kampung Aipiri, karena partisipasi aktif anak-anak mendorong terbentuknya perilaku peduli lingkungan sejak dini.</p>Frida LoinenakDuaitd KolibongsoLuky SembelEmannuel Manangkalangi
Copyright (c) 2026 Frida Loinenak, Duaitd Kolibongso, Luky Sembel, Emannuel Manangkalangi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-212026-02-217132533410.36709/amalilmiah.v7i1.569Edukasi Gerakan Makassar Tidak Rantasa Berbasis Ecoliteracy pada Ibu PKK Menuju Kemandirian Ecopreneurship
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/787
<p>Permasalahan sampah plastik di Kelurahan Parang Tambung masih menjadi isu lingkungan yang serius meskipun telah didukung oleh berbagai kebijakan daerah, seperti Peraturan Daerah Kota Makassar dan program Gerakan Makassar Tidak Rantasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya TP PKK Kelurahan Parang Tambung, dalam mengelola sampah plastik melalui metode <em>ecobrick</em> berbasis pendekatan <em>ecoliteracy</em> menuju kemandirian <em>ecopreneurship</em>. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi lingkungan, pelatihan pembuatan <em>ecobrick</em>, pendampingan praktik, serta evaluasi melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan sikap mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra mengenai pengelolaan sampah plastik sebesar ±35%, peningkatan keterampilan pembuatan <em>ecobrick</em> sebesar ±40%, serta terbentuknya kader lingkungan dari anggota TP PKK yang mampu berperan sebagai agen perubahan di lingkungannya. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan produk <em>ecobrick</em> yang berpotensi dikembangkan sebagai nilai tambah ekonomi rumah tangga. Kesimpulannya, edukasi Gerakan Makassar Tidak Rantasa berbasis <em>ecoliteracy</em> efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik sekaligus mendorong kemandirian <em>ecopreneurship</em> berbasis lingkungan.</p>Roslinda RoslindaAbdillah Khofial LuthfiHusnul KhatimahSulastri Alia RahmadaniSabriani Sabriani
Copyright (c) 2026 Roslinda Roslinda, Abdillah Khofial Luthfi, Husnul Khatimah, Sulastri Alia Rahmadani, Sabriani Sabriani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-212026-02-217133534310.36709/amalilmiah.v7i1.787Penguatan Literasi bagi Guru-Guru Sekolah Menengah untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kemampuan Literasi
https://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/779
<p>Literasi merupakan landasan penting dalam mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, namun kurangnya implementasi literasi dalam pembelajaran menjadi tantangan baru bagi guru sekolah menengah. Pelaksanaan penguatan literasi guru di Sekolah Menengah Atas Kristen Payeti bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan literasi di kalangan guru saat ini, di mana literasi tidak hanya dilakukan atau diterapkan oleh guru bahasa Indonesia, tetapi juga oleh semua guru mata pelajaran dalam pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan yang mencakup pengenalan konsep dasar literasi, strategi penguatan literasi dalam pembelajaran, serta implementasi praktik baik dalam pembelajaran berbasis literasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi implementasi literasi di kelas, serta penggunaan teknologi digital untuk mendukung pengembangan literasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan 63,30% pemahaman tentang pentingnya literasi dan komitmen untuk menerapkan strategi literasi di kelas. Guru-guru juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengeksplorasi sumber daya digital dan mengembangkan bahan ajar berbasis literasi, sehingga kegiatan penguatan literasi ini berkontribusi untuk menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.</p>Iona Lisa NdakularakVidriana Oktoviana BanoDarius Imanuel WaduAudrey Matitaputty MakatitaYohana Ndjoeroemana
Copyright (c) 2026 Iona Lisa Ndakularak, Vidriana Oktoviana Bano, Darius Imanuel Wadu, Audrey Matitaputty Makatita, Yohana Ndjoeroemana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-022026-03-027134435210.36709/amalilmiah.v7i1.779