Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal <table style="font-size: 0.875rem;" width="800"> <tbody> <tr> <td width="193"> <p><img src="https://amalilmiah.uho.ac.id/public/site/images/ailmiah789/1725204718-edit.png" alt="" width="1300" height="1900" /></p> </td> <td width="34"> <p> </p> </td> <td width="573"> <p><strong>Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh FKIP Universitas Halu Oleo. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu periode Mei, dan November. Jurnal ini memiliki Online ISSN: <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1567509862">2714-5778</a></strong> dan Print ISSN : <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1601869802">2746-4733. </a></strong><strong>Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> telah terakreditasi secara nasional sesuai SK nomor: <a href="https://drive.google.com/file/d/13if3mLJhX_iFB6rZgH3xxhE-s4AMVWso/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener"><strong>10/C/C3/DT.05.00/2025</strong></a> dengan peringkat <strong>Sinta 3 </strong> mulai volume 5 nomor 2 tahun 2024 sampai volume 10 nomor 1 tahun 2029. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan pemikiran konseptual dan hilirisasi produk-produk hasil penelitian yang diterapkan dan berkontribusi bagi masyarakat. </p> <p>Penulis yang mengirimkan naskah ke <strong>Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong><strong> </strong>harus mengikuti pedoman penulisan, fokus dan cakupan jurnal, serta template jurnal. Jika naskah yang dikirim tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, maka artikel akan ditolak. Naskah yang dikirim oleh penulis akan diproses oleh editor in chief sehingga penulis mendapatkan kepastian status artikelnya (diteruskan untuk reviewer atau ditolak langsung). Jika tulisan diterima maka akan diteruskan oleh tim editor lalu ditinjau oleh reviewer secara double-blind. </p> </td> </tr> </tbody> </table> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p><strong> Informasi Jurnal</strong></p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#FFFFFF"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Nama Jurnal</td> <td width="80%"><strong>:</strong> Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Penerbit</td> <td width="80%"><strong>:</strong> FKIP Universitas Halu Oleo</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Inisial</td> <td width="80%"><strong>:</strong> amalilmiah</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Fokus &amp; Scope</td> <td width="80%"><strong>: </strong>Pendidikan yang berkelanjutan, Sosial kemasyarakatan, Pemberdayaan ekonomi masyarakat, Terapan aplikasi teknologi digital<strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frekuensi</td> <td width="80%"><strong>: </strong>Mulai 2026 terbitan 3 kali per tahun (Maret, Juli, &amp; November)<strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>: </strong>Prefix 10.36709/amalilmiah by <a href="https://search.crossref.org/?q=Amal+Ilmiah+%3A+Jurnal+Pengabdian+Kepada+Masyarakat&amp;from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/-H4XO2PkujkU/X2kjhOQyhtI/AAAAAAAAB3w/CQAe6hLxzk8oKay4NyJnOUXAVky5Z_QtwCLcBGAsYHQ/h120/crossref-logo-landscape-100%2B%25281%2529.png" alt="" width="59" height="15" /></a><strong><br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">p-ISSN</td> <td width="80%"><strong>:</strong> <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1601869802">2746-4733</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">e-ISSN</td> <td width="80%"><strong>: </strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1567509862">2714-5778</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Akreditasi</td> <td width="80%"><strong>: Sinta 3 (<a href="https://drive.google.com/file/d/1SVWch7QH3URpZOKWMZS2ITCH0jWI12E7/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Unduh Sertifikat</a>)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Kontak</td> <td width="80%">: <a href="https://mail.google.com/mail/u/0/#inbox?compose=new" target="_blank" rel="noopener">amal.ilmiah@uho.ac.id</a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><strong>:</strong> [ <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/detail?id=9205" target="_blank" rel="noopener">Sinta</a> ][ <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;or_facet_source_title=jour.1422066">Dimensions</a> ][ <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/18685" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a> ][ <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&amp;authuser=3&amp;user=20TUbVsAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> ]</td> </tr> </tbody> </table> <p><strong>Informasi Penerimaan Artikel</strong>: Saat ini, jumlah naskah yang masuk cukup banyak, sehingga penerimaan artikel kami tutup sementara waktu, dan akan dibuka setelah semua artikel masuk telah selesai diperiksa.</p> </div> </div> FKIP Universitas Halu Oleo en-US Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2746-4733 Dari Kampus ke Desa: Ayam Kampung Menjadi Penguat Ekonomi Warga http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/639 <p>Budidaya ayam kampung berbasis masyarakat di Sangatta dikembangkan untuk memperkuat ekonomi lokal melalui peningkatan produksi, perluasan partisipasi warga, dan penguatan keberlanjutan usaha. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis–manajerial mitra, membangun tata kelola kemitraan dan jejaring pasar, serta mengurangi ketergantungan pasokan luar daerah melalui model usaha komunitas. Metode yang digunakan memadukan <em>Participatory Rural Appraisal</em> untuk pemetaan potensi dan masalah, pendampingan budidaya dan perencanaan usaha, serta <em>monitoring</em> dan evaluasi berbasis indikator ekonomi, sosial, kelembagaan, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan lonjakan kapasitas produksi dari ±100 menjadi ±400 ekor per siklus, terbentuknya tambahan pendapatan mitra melalui skema insentif, serta peningkatan keuntungan usaha inti. Pada aspek sosial, keterlibatan ±20 mitra aktif dan pendampingan rutin meningkatkan keterampilan dan kemandirian pengelolaan usaha. Pada aspek kelembagaan, legalitas usaha dan kontrak kemitraan memperkuat transparansi serta kesinambungan program, sementara inovasi lingkungan seperti pengelolaan limbah dan pakan mandiri sebagian memperbaiki efisiensi biaya. Capaian ini menegaskan bahwa model pemberdayaan berbasis potensi lokal mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus ketahanan pangan, dan potensial direplikasi.</p> Ikhvani Wulandari Ake Wihadanto Nurlina Nurlina Siti Maria Hiptiyah Copyright (c) 2026 Ikhvani Wulandari, Ake Wihadanto, Nurlina Nurlina, Siti Maria Hiptiyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-03-08 2026-03-08 7 2 353 367 10.36709/amalilmiah.v7i2.639 Peningkatan Literasi Sains Anak Melalui Pembuatan Filter Air Sederhana di Rumah Baca Ayapo http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/727 <p>Permasalahan rendahnya literasi sains anak serta minimnya pemahaman mengenai pengolahan air bersih menjadi latar belakang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Rumah Baca Kampung Ayapo, kawasan pesisir Danau Sentani. Danau Sentani sebagai sumber utama air tawar utama bagi masyarakat setempat menghadapi permasalahan kualitas air akibat sedimentasi, limbah domestik, dan aktivitas permukiman, sehingga air danau sering kali digunakan dalam kondisi kurang layak konsumsi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi sains anak sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis melalui praktik pembuatan filter air sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>learning by doing </em>dengan melibatkan 28 peserta usia sekolah dasar hingga remaja. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi urgensi air bersih, pengenalan alat dan bahan, serta eksperimen merakit media filtrasi menggunakan bahan lokal seperti botol bekas, sabut kelapa, pasir silika, dan resin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 25% pada <em>pre-test</em> menjadi 90% pada <em>post-test</em>. Peserta mampu mengamati perubahan fisik air dan menarik kesimpulan ilmiah sederhana. Disimpulkan bahwa pembelajaran eksperimen langsung efektif meningkatkan literasi sains, keterampilan proses, dan kepedulian lingkungan, serta berpotensi menjadi program edukasi berkelanjutan yang dapat direplikasi secara mandiri oleh anak dan komunitas lokal.</p> Sitti Rosnafian Sumardi Muhammad Hisyam Mustika Endah Pratiwi Tamara Louraine Jeanette Kainama Claudius Hendraman B Tobi Winda Ade Fitriya B Febby Seru Radian Januari Situmeang Copyright (c) 2026 Sitti Rosnafian Sumardi, Muhammad Hisyam, Mustika Endah Pratiwi, Tamara Louraine Jeanette Kainama, Claudius Hendraman B Tobi, Winda Ade Fitriya B, Febby Seru, Radian Januari Situmeang https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-06 2026-04-06 7 2 368 377 10.36709/amalilmiah.v7i2.727 Pemberdayaan Guru Taman Pendidikan Alquran Dalam Mengajar Kaligrafi Melalui Pola Pelatihan Pemula http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/508 <p>Kurangnya pemahaman guru tentang penulisan <em>khat Arabiy</em> mengakibatkan tujuan pembelajaran <em>khat</em> berkaidah Ustmani di TPA (Taman Pendidikan Alquran) sulit dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru TPA dalam menulis <em>khat naskhi</em> melalui pelatihan dan pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah <em>asset-based community development</em> (ABCD) yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: (i) identifikasi problematikan guru TPA mengajarkan <em>khat</em>, (ii) menentukan target capaian pelatihan, (iii) mendesain kegiatan Pengabdian, (iv) menentukan penanggungjawab kegiatan, dan (v) melaksanakan pelatihan <em>khat</em> secara mandiri. <em>Asset</em> yang diberdayakan adalah guru TPA yang terdiri dari 25 orang berasal dari 85 TPA Kecamatan Lintau Buo Tanah Datar. Analisis data yang digunakan berupa analisis induktif, dimana pelaksanaan pelatihan dan data <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> menjadi alat ukur untuk menemukan peningkatan kemampuan guru TPA dalam menulis <em>khat naskhi</em>. Berdasarkan hasil pelatihan, terjadi peningkatan kemampuan guru menulis <em>khat naskhi</em>, dari mean 47,2 pada <em>pretest</em> meningkat menjadi mean 64,12 pada <em>posttest</em>. Berdasarkan nilai mutu, peningkatan ini sudah berada pada <em>grade</em> B, yang berarti kemampuan guru TPA berkembang sesui harapan. Pola pelatihan dilakukan menggunakan siklus peserta mencoba, guru mengoreksi, dan peserta memperbaiki. Sebagai kesimpulan, peningkatan kemampuan guru dalam <em>khat naskhi</em> menjamin keberlangsungan pembelajaran <em>khat</em> peserta didik di TPA.</p> Alfurqan Alfurqan Ena Noveria Muhammad Hidayat Yos Sudarman Zilham Usral Ardi Satrial Copyright (c) 2026 Alfurqan Alfurqan, Ena Noveria, Muhammad Hidayat, Yos Sudarman, Zilham Usral, Ardi Satrial https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-06 2026-04-06 7 2 378 390 10.36709/amalilmiah.v7i2.508 Peningkatan Konektivitas Desa 3T melalui Implementasi Modul Pemancar Sinyal dan Data http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/536 <p>Keterbatasan infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T menyebabkan rendahnya kualitas konektivitas digital dan berdampak langsung pada layanan publik. Hasil pengukuran awal di Kabupaten Simalungun menunjukkan kekuatan sinyal sangat lemah (&lt; -85 dBm) pada sekolah, puskesmas, dan permukiman warga, sehingga akses internet hampir tidak dapat dimanfaatkan secara produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan konektivitas desa melalui implementasi modul pemancar sinyal berbasis <em>mesh Wi-Fi</em> dengan Starlink sebagai sumber internet utama. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pengukuran kecepatan menggunakan <em>Speedtest</em>, instalasi perangkat, serta pelatihan literasi dan manajemen jaringan kepada 40 peserta dari unsur perangkat desa, guru, tenaga kesehatan, pemuda, dan kader digital. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan kecepatan internet hingga 150 Mbps di Kantor Desa dan lebih dari 70 Mbps di titik layanan lainnya. Peningkatan ini secara langsung mengubah kualitas layanan publik: pembelajaran daring di sekolah dasar dapat berjalan stabil, layanan puskesmas dan administrasi desa jarak jauh mulai dimanfaatkan. Selain itu, konektivitas yang lebih andal mendorong UMKM lokal untuk memanfaatkan <em>marketplace</em> digital. Indeks efektivitas layanan publik dan ekonomi meningkat lebih dari 60%, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 95%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan konektivitas bukan hanya persoalan teknis, tetapi menjadi katalis transformasi layanan publik dan pemberdayaan ekonomi desa.</p> Syafiatun Siregar Olnes Yosefa Hutajulu Mhd Dominique Mendoza Asrah Rezki Fauzani Copyright (c) 2026 Syafiatun Siregar, Olnes Yosefa Hutajulu, Mhd Dominique Mendoza, Asrah Rezki Fauzani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-06 2026-04-06 7 2 391 400 10.36709/amalilmiah.v7i2.536 Pemberdayaan Komunitas Konten Kreator Lokal melalui Optimalisasi Platform Afiliasi E-Commerce http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/594 <p>Pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital menjadi peluang strategis bagi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, namun masih banyak komunitas lokal yang belum memiliki keterampilan dan ekosistem pendukung yang memadai. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan para pembuat konten lokal di Desa Karangrejo, Tulungagung, Indonesia dengan meningkatkan keterampilan mereka dalam pembuatan konten digital dan pemasaran afiliasi melalui <em>Shopee Affiliate Program</em> (SAP). Program dilaksanakan melalui pelatihan terstruktur, praktik produksi konten, dan pendampingan berbasis komunitas yang mengintegrasikan perencanaan konten, produksi video/siaran langsung, serta evaluasi karya peserta. Sebanyak 30 anggota TCC memperoleh bimbingan praktis dalam strategi unggahan ramah-algoritma, penulisan naskah promosi persuasif, dan teknik produksi video berbiaya rendah. Dua puluh tiga peserta melaporkan peningkatan pendapatan terukur dari SAP, beberapa di antaranya melampaui Rp1,5 juta per bulan, serta menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam membangun <em>personal branding</em> dan keterlibatan digital publik. Program ini juga memperkuat praktik kolaboratif antar peserta yang mendorong terbentuknya <em>Tulungagung Creators Hub</em> sebagai wadah pembelajaran sejawat. Keberadaan komunitas ini berpotensi menjadi infrastruktur sosial-ekonomi jangka panjang yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif desa secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis komunitas dengan pemantauan terstruktur dapat menjadi model efektif bagi kewirausahaan digital pedesaan sekaligus katalis ketahanan ekonomi lokal.</p> Titik Lina Widyaningsih Yayak Kartika Sari Imam Sukwatus Suja'i Latifatus Sariroh Hilmy Mufadhdhol Putra Copyright (c) 2026 Titik Lina Widyaningsih, Yayak Kartika Sari, Imam Sukwatus Suja'i, Latifatus Sariroh , Hilmy Mufadhdhol Putra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-06 2026-04-06 7 2 401 413 10.36709/amalilmiah.v7i2.594 Peningkatan Kapasitas Guru PAUD dalam Deteksi Dini dan Pendampingan Anak Korban Kekerasan Rumah Tangga http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/702 <p>Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan permasalahan sosial yang berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak, khususnya pada aspek psikologis dan sosial. PAUD Pandan Wangi di Kabupaten Magelang menghadapi kondisi di mana sejumlah anak menunjukkan tanda-tanda tekanan emosional akibat mengalami atau menyaksikan kekerasan di lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam melakukan deteksi dini dan pendampingan psikososial bagi anak korban KDRT, serta meningkatkan kesadaran orang tua dalam menerapkan pola asuh positif tanpa kekerasan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan deteksi dini, <em>workshop</em> keterampilan konseling dasar, penyusunan dan implementasi <em>tools</em> deteksi dini berbasis observasi perilaku, serta penyuluhan partisipatif kepada orang tua. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai bentuk dan dampak KDRT dari 58% menjadi 96%, kemampuan mengidentifikasi tanda-tanda psikososial anak dari 42% menjadi 92%, serta keterampilan penggunaan <em>tools</em> deteksi dini dari 25% menjadi 83%. Pada kelompok orang tua, pemahaman tentang dampak KDRT terhadap anak meningkat dari 54% menjadi 89%, dan komitmen menerapkan pola asuh tanpa kekerasan meningkat dari 41% menjadi 90%. Kesimpulannya, kegiatan ini secara efektif meningkatkan kapasitas guru dan orang tua dalam perlindungan anak serta berhasil membangun sistem deteksi dini dan pendampingan psikososial berbasis PAUD yang lebih responsif dan berkelanjutan.</p> Sri Mulyani Matheus Gratiano Mali Reza Noormansyah Ipung Hananto Copyright (c) 2026 Sri Mulyani, Matheus Gratiano Mali, Reza Noormansyah, Ipung Hananto https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-07 2026-04-07 7 2 414 422 Mewujudkan Lingkungan Sekolah Aman melalui Stop Bullying dengan Pendekatan Partisipatif di Sekolah Dasar http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/498 <p>Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda, namun <em>bullying</em> atau perundungan yang semakin mengkhawatirkan di sekolah dasar menjadi tantangan serius. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa, guru, serta orang tua tentang <em>bullying</em>, membangun budaya sekolah yang positif, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR), dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan. Sosialisasi “Stop <em>Bullying</em>” dilaksanakan di SDN Ploso, Kabupaten Kediri, melibatkan 110 siswa dari kelas 1–6, melalui materi interaktif, lagu, dan permainan edukatif. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang definisi, bentuk, dan dampak <em>bullying</em>; serta perubahan sikap awal yaitu mereka mulai menyadari bahwa ejekan, pengucilan, atau candaan merendahkan merupakan <em>bullying</em> yang perlu dihentikan. Kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi aktif siswa dan menumbuhkan empati, sekaligus memperkuat iklim sekolah yang lebih ramah. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif dan media interaktif terbukti efektif sebagai intervensi preventif dalam pencegahan <em>bullying</em> di sekolah dasar, serta berpotensi menjadi model bagi praktik serupa secara berkelanjutan. Metode partisipatif dalam mengubah perilaku anti-<em>bullying</em> siswa secara kolektif di sekolah dasar terbukti efektif. Dengan demikian metode partisipatif perlu juga dilakukan di berbagai sekolah terutama Tingkat sekolah dasar untuk mengatasi persoalan <em>bullying</em> pada siswa dan siswi.</p> M. Ubaidillah Ridwanulloh Jenny Almas Sholikhah Siti Nabila Soviana Muhamat Miftahul Huda Binti Khoirul Umah Fika Shohibatunnuroin Nidaul Rohmah Agus Miftakus Surur Copyright (c) 2026 M. Ubaidillah Ridwanulloh, Jenny Almas Sholikhah, Siti Nabila Soviana, Muhamat Miftahul Huda, Binti Khoirul Umah, Fika Shohibatunnuroin, Nidaul Rohmah, Agus Miftakus Surur https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-07 2026-04-07 7 2 423 432 10.36709/amalilmiah.v7i2.498 Edukasi Compelementary and Alternative Medicine (CAM) Therapies pada Masyarakat Penyandang Hipertensi http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/664 <p>Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan tertinggi di desa Pamboborang. Hipertensi dapat diatasi dengan farmakalogi mapun nonfarmakologi seperti <em>complementary and alternative medicine </em>(CAM) <em>therapies. CAM</em> <em>therapies</em> terbukti mampu menurunkan hipertensi, namun penggunaan <em>CAM</em> <em>therapies </em>di masyarakat masih sangat kurang karena kurangnya pengetahuan, sementara di sisi lain <em>CAM</em> <em>therapies</em> efektif dan minim efek samping. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang <em>CAM therapies </em>dalam menurunkan tekanan darah<em>. </em>Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kesehatan. hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan edukasi kesehatan dengan metode ceramah, tanya jawab, penggunaan media <em>powerpoint</em> serta demonstrasi mampu meningkatkan pengetahuan peserta. Hal ini terlihat pada hasil uji statistik <em>McNemar Test</em> didapatkan <em>p&lt;0,05 </em>dan terdapat peningkatan jumlah peserta dari 58.1% (kategori sedang) meningkat menjadi 93.5% (kategori tinggi). Peningkatan hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi melalui <em>powerpoint presentation</em>, video serta roleplay dan pengisian kuesioner <em>pre-post</em> test dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait <em>CAM therapies</em>. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang penyakit hipertensi dan penggunaan <em>CAM therapies </em>yang dapat diterapkan untuk membantu masyarakat menangani hipertensi.</p> Masyita Haerianti Irfan Wabula Copyright (c) 2026 Masyita Haerianti; Irfan Wabula https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-08 2026-04-08 7 2 433 441 10.36709/amalilmiah.v7i2.664 Knowledge Sharing Bersama MGMP Bahasa Inggris SMK: Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis HOTS Untuk Mengoptimalkan Kemampuan Profesional Guru http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/461 <p>Digitalisasi bahan ajar memainkan peran penting dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, terutama dalam penguasaan teknologi dan penerapannya dalam pembelajaran. Namun, tidak semua guru memiliki kemampuan yang memadai untuk mengembangkan bahan ajar digital. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan dukungan melalui <em>sharing knowledge</em> guna meningkatkan keterampilan profesional guru bahasa Inggris. Fokus utama kegiatan ini adalah memfasilitasi guru dalam memanfaatkan teknologi secara optimal untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis HOTS. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif yang mengenalkan konsep HOTS dan penerapannya dalam pembelajaran bahasa Inggris, serta praktik penggunaan beberapa aplikasi digital yang relevan. Sebanyak lima belas guru bahasa Inggris yang tergabung dalam forum MGMP SMK, berpartisipasi aktif dan mencoba beberapa aplikasi yang dapat digunakan dalam merancang bahan ajar digital inovatif. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif. Sebanyak 55.6 % peserta menyatakan sangat setuju dan 44.4% menyatakan setuju bahwa kegiatan ini berhasil membantu meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang dan mengembangkan bahan ajar digital yang mengarah pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi serta memperkuat kompetensi profesional mereka, sehingga mampu mendukung pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.</p> Imroatul Ma'fiyah Riyani Riyani Carrisa Rahma Yuliana Copyright (c) 2026 Imroatul Ma'fiyah, Riyani Riyani, Carrisa Rahma Yuliana https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-08 2026-04-08 7 2 442 452 10.36709/amalilmiah.v7i2.461 Peningkatan Pengetahuan Warga Binaan terhadap Gizi dan Kesehatan Mental Lapas Perempuan http://amalilmiah.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/582 <p>Warga binaan perempuan merupakan kelompok rentan yang memiliki tantangan tersendiri dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan mental. Kondisi lingkungan yang terbatas serta minimnya akses informasi membuat warga binaan perempuan berisiko mengalami gangguan kesehatan fisik dan psikis. Untuk menjawab permasalahan ini, tim pengabdian melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman warga binaan tentang pentingnya gizi seimbang serta keterampilan dasar dalam pengelolaan stres. Pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan metode penyuluhan kepada warga binaan perempuan Kelas IIA Malang, meliputi penggunaan media <em>PowerPoint</em>, ceramah interaktif, tanya jawab, <em>pre-test/post-test</em>, demonstrasi teknik relaksasi pernapasan, dan praktik yoga ringan. Hasil <em>pre-test</em> pada kegiatan ini menunjukkan nilai rata-rata sebesar 81,33, sedangkan hasil <em>post-test</em> meningkat menjadi 93,33. Nilai tersebut menggambarkan adanya peningkatan pengetahuan warga binaan setelah kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat diberikan kesimpulan bahwa masyarakat memahami dan mengetahui bahwa kesehatan fisik dan kesehatan mental itu sangat penting. Temuan ini menegaskan bahwa program edukasi terpadu seperti ini relevan sebagai strategi berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian kesehatan warga binaan dalam jangka panjang.</p> Tiqi Liana Putri Marsya Zaliyanti Nabilla Ayu Tita Ramadhani Nur Afifah Distiani Nina Rini Suprobo Copyright (c) 2026 Tiqi Liana Putri, Marsya Zaliyanti, Nabilla Ayu Tita Ramadhani, Nur Afifah Distiani, Nina Rini Suprobo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-04-18 2026-04-18 7 2 453 461 10.36709/amalilmiah.v7i2.582